Virus Corona di Jatim

Pemerintah Percepat Kartu Prakerja, hingga kini 7.181 Pekerja di Jatim Di-PHK dan Dirumahkan

Pemerintah bakal mepercepat Kartu Prakerja. Hal itu dilakukan untuk membantu para pekerja yang di-PHK karena dampak virus korona atau Covid-19.

SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Kadisnakertrans Provinsi Jatim, Himawan Estu Bagijo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah menyatakan bakal melakukan percepatan Kartu Pra Kerja. Hal itu dilakukan untuk membantu para pekerja yang di-PHK karena dampak virus korona atau Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, Himawan Estu Bagijo mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan pekerja yang di-PHK atau dirumahkan.

Dari data sementara yang sudah terkumpul ada 7.181 pekerja.

"Data tersebut nantinya akan kami kirim ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Selanjutnya kemenaker akan melakukan verifikasi data pekerja dan perusahaan tempat bekerja. Setelah lolos mereka akan diminta NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan nomor rekening," katanya, Jumat (3/4/2020).

Himawan menjelaskan, setiap pekerja yang di-PHK atau dirumahkan bakal mendapat dana bantuan stimulus ekonomi dari Kartu Pra Kerja per bulannya Rp 600.000.

Pekerja juga masih mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan kerja.

Pemerintah memberi dana bantuan Rp 1.000.000 tiap orang untuk pelatihan.

Proses pelatihan digelar secara online oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang sudah terakreditasi Kemenaker.

Pendaftaran pelatihan bisa melalui WWW.Kemenaker.go.id.

"Pekerja rencananya mendapat bantuan Rp 600.000 selama 3-4 bulan. Namun, yang ditentukan sementara mereka mendapat dana bantuan selama 2 bulan dulu," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved