Berita Mojokerto

Ning Ita Lantik 13 Pejabat Pemkot Mojokerto Sesuai Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi Covid-19

Ning Ita berharap kepada para pejabat baru ini dapat melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Foto Istimewa Humas Pemkot Mojokerto
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melantik 13 pejabat Eselon II, administrator dan pengawas di Rumah Rakyat Kota Mojokerto meskipun di tengah merebaknya Pandemi Virus Corona (Covid-19). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melantik 13 pejabat pimpinan tinggi pratama, admistrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto meskipun di tengah merebaknya Pandemi Virus Corona (Covid-19).

Pelantikan pejabat dilakukan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni para pejabat tersebut membatasi jarak sekitar satu meter dan memakai masker yang digelar di halaman Rumah Rakyat, Jumat (3/4/2020).

Ning Ita menjelaskan, pelantikan para pejabat ini dilakukan untuk mengisi jabatan fungsional Eselon II di lingkungan Pemkot Mojokerto yang kosong supaya menjamin roda pemerintahan tetap berjalan sesuai amanah undang-undang meskipun pada masa Pandemi Covid-19.

"Untuk itu kami harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini dalam rangka pencegahan Virus Corona sesuai protokol kesehatan," ujarnya.

Ia mengatakan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama ini merupakan hasil uji kompetensi (assessment) jobfit, yang dilaksanakan awal bulan Maret kemarin.

Di mana, pada jobfit diikuti empat orang pejabat pimpinan tinggi pratama untuk mengisi dua jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

"Hari hasil jobfit tersebut sudah mendapat rekomendasi dari komisi aparatur sipil negara (KASN) untuk dilantik," ungkapnya.

Adapun 13 pejabat yang dilantik, dua di antaranya adalah pejabat pimpinan tinggi pratama yaitu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Anang Fahruroji yang berganti tugas sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, Hariyanto yang sekarang menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Ditambahkannya, mutasi pejabat merupakan upaya penyegaran dalam rangka percepatan pembangunan sekaligus untuk meningkatkan kinerja di Kota Mojokerto.

Oleh sebab itu, jabatan ini harus disyukuri serta dapat dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keiklasan serta prestasi dalam bekerja.

Ning Ita berharap kepada para pejabat baru ini dapat melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Mereka harus bisa bersinergi, menjaga kedisiplinan, dan junjung tinggi integritas.

"Seorang ASN harus siap beralih tugas dan ditempatkan dimana saja dalam sebuah organisasi, sebagaimana telah diatur dalam pasal 23 Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS," terangnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved