Pilwali Surabaya 2020

Dapat Bantuan Sembako, Warga Tenggilis Mejoyo Doakan Cak Machfud Jadi Pemimpin Surabaya

Di tengah situasi pandemi Covid-19 atau virus Corona yang membuat pendapatan masyarakat berkurang, Machfud Arifin hadir memberikan paket sembako.

foto: istimewa
Tim Machfud Arifin membagikan sembako ke warga kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya tampaknya sedang berbahagia.

Pasalnya di tengah situasi pandemi Covid-19 atau virus Corona yang membuat pendapatan masyarakat berkurang, Machfud Arifin hadir memberikan paket sembako.

Atas bantuan tersebut warga pun medo'akan Cak Machfud sapaan akrab Machfud Arifin menjadi pemimpin Kota Surabaya.

"Alhamdulillah, mendapat bantuan sembako dari pak Machfud, bisa buat menutupi kebutuhan sehari-hari," ucap salah satu warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Kosim, Jumat, (3/4/2020).

Kosim yang setiap harinya bekerja sebagai pengemudi ojek online itu memang merasakan dampak dari pandemi Corona ini. Ia mengaku pendapatannya turun drastis dibanding sebelum ditetapkannya situasi darurat virus Corona.

"Pendapatan saya ngojek akhir-akhir ini sangat miris, susah memenuhi kebutuhan sehari-hari, Alhamdulillah ada bantuan dari pak Machfud," ujar Kosim.

Lebih lanjut Kosim menambahkan, hadirnya bantuan paket sembako dari Machfud telah meringankan kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Sedikit membantu di tengah pendapatan saya yang sedang anjlok karena Corona," tambahnya.

Kosim yang belakangan mengetahui jika Machfud Arifin mencalonkan diri dalam Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya secara gamblang mendoakannya, agar Machfud Arifin selalu diberikan kelancaran serta kemudahan agar dapat menjadi pemimpin di kota pahlawan ini.

"Semoga apa yang dilakukan oleh pak Machfud dicatat oleh Allah SWT, dan semoga segala hajatnya dilancarkan dan semoga beliau bisa menjadi pemimpin warga Surabaya," ujar Kosim.

Pembagian sembako sendiri dilakukan secara door to door disetiap rumah penduduk. Hal itu dilakukan agar tidak memunculkan kerumunan massa.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved