Virus Corona di Lamongan

Anggaran Perjalanan Dinas Anggota DPRD Lamongan Rencananya Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Para wakil rakyat berencana mengalihkan dana perjalanan dinas untuk penanganan penyebaran virus Corona di Lamongan

SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Rapat DPRD Lamongan bahas rencana pengalihan anggaran perjalanan dinas untuk penanganan penyebaran virus Corona, Jumat (3/4/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pandemi virus Corono (Covid-19) menempatkan Lamongan masuk sebagai wilayah zona merah. Sebanyak 12 orang dinyatakan positif Covid-19.

Kondisi ini menggugah para anggota DPRD Lamongan yang berencana mengalihkan dana perjalanan dinas untuk penanganan penyebaran virus Corona. Hal tersebut dibahas pada rapat yang digelar pada Jumat (3/4/2020).

Ada pembahasan rencana penggunaan anggaran perjalanan dinas dan realokasi APBD untuk penanganan Covid-19.

"Ya tidak apa-apaa, kalau itu memang diperbolehkan untuk dialihkan untuk penanganan Covid-19." kata Ketua DPRD Lamongan, Abdul Ghofur, Jumat (3/4/2020).

Pada prinsipnya, ia mengaku, pihaknya sama sekali tidak keberatan.

Usulan pada rapat tadi pagi, kata Ghofur, sudah mengerucut anggaran perjalanan dinas dialihkan untuk penanganan pencegahan penyebaran virus Corona.

"Jadi rapat usulannya DPRD tadi nunggu konsultasi, " katanya.

Sebab, lanjut Ghofur, jika tanpa konsultasi dikhawatirkan akan berdampak dengan urusan hukum. Jika sampai ada akibat hukum, tentu dirinya yang akan menerima sanksi hukumnya.

"Kalau ada apa-apa kan saya yang kena, makanya nunggu konsultasi dulu, kalau boleh, kenapa tidak," tandasnya.

Melihat perkembangan yang ada terkait mewabahnya virus Corona, Ghofur mendorong supaya tim TGTPP untuk transparan dalam memberikan informasi, khususnya daerah yang rawan juga harus terbuka untuk di sampaikan.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved