Berita Pasuruan

Korban Penipuan Minta Kejelasan Kasusnya yang 3 Tahun Mangkrak, Ini Penjelasan Polres Pasuruan Kota

Achmad Budiyanto (51) warga Kelurahan Purutrejo, Kota Pasuruan, meminta kejelasan Satreskrim Polres Pasuruan Kota terkait kasus dugaan penipuan

galih lintartika/surya
Kantor Polres Pasuruan Kota 

SURYA.co.id | PASURUAN - Achmad Budiyanto (51) warga Kelurahan Purutrejo, Kota Pasuruan, meminta kejelasan Satreskrim Polres Pasuruan Kota terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dialaminya tiga tahun yang lalu.

Kasus yang menimpanya ini sudah jalan ditempat sejak tiga tahun yang lalu setelah secara resmi ia melaporkannya ke Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Hingga hari ini, ia menyebut kasus ini tidak jelas kelanjutan dan bagaimana penanganannya.

"Saya hanya ingin kepastian penanganan kasus penipuan yang ditangani polres pasuruan kota," ujar Achmad Budiyanto, Kamis (2/4/2020) siang.

Menurut dia, kasus penipuan ini dilaporkannya ke Polres Pasuruan Kota pada tahun 2017.

Dia melaporkan temannya, berinisial DS, warga Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Saat itu, di dalam laporannya, yang bersangkutan merasa ditipu dan uangnya digelapkan oleh DS setelah kongkalikong menggunakan dana perusahaannya sebesar Rp 630 juta.

Uang tersebut, kata Budiyanto, diserahkan ke DS dengan agunan sebidang tanah di Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, ia juga dijanjikan bisa menempati komisaris sebuah perusahaan, asalkan ada uang Rp 100 juta.

"Uang sudah saya serahkan kontan pada yang bersangkutan," tambah dia.

Namun setelah ditunggu lama, janji manisnya tidak terealisasi.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved