Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Dampak Pandemi Corona, Unesa Keluarkan Kebijkan Pengganti Skripsi, Data Boleh Ambil di Internet

Dampak pandemi virus corona, Universitas Surabaya (Unesa) mengambil kebijakan skripsi diganti dengan artikel ilmiah.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Parmin
surya.co.id/danendra kusumawardana
Ekspresi Achmad Mustofa saat pertama kali menjalani sidang seacara skripsi online, Kamis (19/3/2020). Dampak virus corona Unesa mengeluarkan kebijakan skripsi diganti artikel ilmiah dan ujian skripsi lakukan online. 

SURYA.CO.ID| SURABAYA - Dampak pandemi virus corona, Universitas Surabaya (Unesa) mengambil kebijakan skripsi diganti dengan artikel ilmiah.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran Rektor Universitas Negeri Surabaya Nomor B/17447/UN38/HK/01.01.2020 tentang Pengelolalaan Skripsi Sarjana.

Humas Unesa Vinda Maya  mengatakan, keputusan tersebut diambil terkait komitmen kampus menerapkan physical distancing di lingkungan lembaganya.

"Diliat korban covid kan terus bertambah, kemarin rektor, wakil rektor, dan dekan bersepakat skripsi bisa berupa artikel ilmiah," kata dia saat dihubungi, Selasa (2/4/2020).

Melihat penyebar virus corona yang semakin masif, Vinda Maya menganjurkan, bagi mahasiswa yang menggarap pada bab penggalian data diharapkan tidak langsung turun ke lapangan.

Pencarian data tersebut dapat disiasati mahasiswa dengan cara berselancar di internet.

"Dari data primer bisa diganti data sekunder. Melalui internet diperbolehkan yang penting jelas literasinya, studi komperasi, serta pustakanya," jelas dia.

Sementara, ia menjelaskan bagi mahasiswa yang terlanjur mengerjakan skripsi terlebih sudah menyelasaikan tahap penggalian data dapat segera merampungkan penelitiannya.

"Yang bermasalah kan pada mereka yang masih pengambilan data. Kalau sudah selesai tahap itu kan tinggal menulis disitu bisa dilanjutkan dengan ujian secara online," jelas dia.

Lebih lanjut, penerapan itu hanya berlaku pada semester genap ini. 

Jika virus nanti sudah mereda, pihaknya akan menerapkan kembali skripsi sebagai syarat kelulusan mahasiswa.

 "Juni kan semester genap berakhir. Selanjutnya kalau covid-19 selesai, skripsi mungkin bisa berjalan lagi," pungkas dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved