Breaking News:

Inspirasi Usaha

Begini Strategi Pemilik Teh Rosella Aqisa, Hadisatul Ahadiyah, agar Usaha Bertahan di Tengah Corona

Langkah ini dinilai efektif untuk menghabiskan stok produksi yang sebelumnya sudah terlanjur dibuat untuk persiapan Idul Fitri.

Penulis: Akira Tandika | Editor: irwan sy
akiran tandika/surya
Lewat brand Aqisa, Hadisatul Ahadiyah memproduksi makanan dan minuman menyehatkan. Teh rosella dan macaroni gandum menjadi produk unggulan yang dikenalkan Icha, panggilan akrab Hadisatul Ahadiyah, pada masyarakat. 

Hal serupa juga berlaku pada produk minuman.

Saat ini harga gula tengah merangkak tinggi dan stok yang sangat terbatas.

Untuk menyiasati hal itu, Icha menawarkan bunga rosella kering yang siap diseduh dengan harga normal.

"Dengan begitu saya tak membutuhkan banyak gula untuk memproduksi teh rosella on the go maupun sirup. Biar orang-orang yang menyeduh teh tersebut dengan tingkat kemanisan sesuka mereka," ujarnya.

Hal itu dilakukan Icha untuk perputaran ekonomi dagang supaya tidak mati.

Karena menurutnya, jika pedagang atau pengusaha hanya bisa pasrah dengan keadaan dan mengeluh, tidak akan menghasilkan apa-apa.

Icha juga mengadakan promo potongan harga untuk produk minuman.

Jika biasanya ia menjual satu botol kecil teh rosella dengan harga Rp 7.000, maka setiap pembelian 50 packs akan dikurangi menjadi Rp 5.000 per botol.

Selama pandemi Corona, Icha memang mengurangi jumlah produksi.

Apabila tak ada pesanan, Icha hanya memproduki untuk stok saja.

Stok tersebut diperuntukkan orang-orang yang ingin datang dan membeli minuman di rumahnya.

"Karena selain memang jumlah pembelian menurun, saya terpaksa harus memulangkan sementara pegawai saya," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved