Berita Malang Raya

Penemuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Sukun Kota Malang, Seperti Ini Kondisinya

Mayat bayi tersebut ditemukan terbungkus kresek hitam di lorong samping rumah milik Saram.

pixabay (kiri) dan tribun jatim/kukuh kurniawan (kanan)
Ilustrasi bayi (kiri) dan Saram (memakai baju merah putih) saat menunjukkan lokasi penemuan jasad bayi, Rabu (1/4/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Penemuaan jenazah bayi menggegerkan warga Jalan Bandulan Gang 1 E, RT 10 RW 4, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (1/4/2020) sekitar pukul 07.30 wib.

Mayat bayi tersebut ditemukan terbungkus kresek hitam di lorong samping rumah milik Saram.

"Saat itu saya mau membersihkan samping rumah, karena jadi tempat menaruh genteng dan kayu. Saya sedang mengerjakan renovasi rumah," ujar Saram, Rabu (1/4/2020).

Pada saat ia akan bersih-bersih, menemukan kresek plastik warna hitam.

Dirinya penasaran dan mengambil bungkusan tersebut.

"Pas saya angkat, kok berat bungkusannya. Akhirnya saya buka ikatan kreseknya dan saya lihat kok ada benda warna putih. Saya kira itu anak kucing. Karena mata saya sudah kurang jelas melihat, akhirnya saya panggil anak saya," jelasnya.

Setelah anaknya datang, mereka berdua terkejut karena bungkusan itu ternyata berisi mayat bayi.

Akhirnya ia pun segera melaporkan penemuan itu ke ketua RT dan RW setempat.

Sementara itu, Ketua RT 10, Didik Harjanto yang langsung datang ke lokasi kejadian mengungkapkan, mayat bayi itu ditemukan lengkap dengan ari -ri masih menempel.

"Tapi kondisinya belum membusuk sehingga tidak mengeluarkan bau apapun. Dan kelihatannya memang sengaja dibuang oleh orang tuanya. Karena mayat bayi dalam keadaan bersih sama sekali seperti habis dimandikan," terangnya.

Akhirnya ia pun segera memanggil pihak kepolisian untuk menindaklanjuti temuan mayat bayi tersebut.

"Sekitar pukul 08.30 wib, petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. Setelah meminta keterangan para saksi, polisi langsung membawa jenasah bayi," jujurnya.

Dirinya mengungkapkan melihat dari kondisi jenazah bayi, kemungkinan bayi tersebut dilahirkan pada malam hari kemarin.

"Namun orang tua bayi itu membuangnya kapan, itu saya kurang tahu. Karena di depan rumah bapak Saram ini ada pos kamlingnya, dan warga selalu berjaga hingga pukul 02.00. Selain itu tukang sampah yang biasa bertugas pukul 05.00 juga tidak melihat benda apapun yang mencurigakan di lokasi penemuan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved