Persebaya Surabaya

Meski Pandemi Virus Corona, Pelatih Persebaya Larang Tiga Pemain Asingnya Pulang Kampung, Alasannya

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku melarang tiga pemain asingnya pulang ke negara asal mereka.

SURYA.co.id/Habibur Rohman
Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku melarang tiga pemain asingnya pulang ke negara asal mereka.

Tiga pemain asing Persebaya itu David da Silva (Brazil), Makan Konate (Mali) dan Mahmoud Eid (Palestina) masih tetap berada di Kota Surabaya, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Dari penuturan Aji Santoso, mereka diarahkan agar tidak pulang ke negaranya dulu. Karena selain lokasinya jauh, juga sedang marak wabah virus corona.

"Karena mereka negaranya jauh dari Indonesia. Jadi saya larang untuk pulang dulu," kata Aji Santoso, Rabu (1/4/2020).

Hanya gelandang bertahan Aryn Williams yang pulang ke negaranya Australia, kendati situasi sedang sama-sama tidak kondusif akibat virus corona, ia mendapat izin pulang ke negaranya karena dekat dari Indonesia.

Sekalipun pulang, pemain berusia 26 tahun ini tengah menjalani proses karantina secara mandiri selama 14 hari, itu sesuai dengan protokol dari Pemerintah Australia.

"Saya sedang karantina di sebuah hotel di daerah Perth. Saya tidak diizinkan keluar kamar sampai 14 hari selesai," ujarnya yang hari ini menjalani karantina hari ke-4.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved