Sambang Kampung

Menengok Produksi Sepatu Asal RW 10 Ketabang, Jadi Ikon Kampung Sejak 1986

Dengan dibantu empat orang, ia mampu memproduksi 150 pasang sepatu dalam sebulan. Harga yang dipatok beragam, mulai dari Rp 250 ribu hingga 800 ribu

surabaya.tribunnews.com/christine ayu nurchayanti
Tumus, warga RW 10 Kelurahan Ketabang sedang merancang pola sepatu yang ia produksi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tumus, warga RW 10 Undaan Wetan Kelurahan Ketabang Surabaya, terlihat cekatan menggambar pola di atas material kulit sapi.

Tak lama, ia mulai mengguntingnya dengan mengikuti garis serta pola yang telah ia guratkan. Pola dasar sepasang sepatu pun berhasil ia buat.

"Saya mulai memproduksi sepatu sejak 1986. Sebelumnya, saya bekerja untuk orang yang juga memproduksi sepatu," ungkap Tumus ditemui di kediamannya, Rabu (1/4/2020).

Brand sepatunya, Kamboja, banyak dipesan dari kepolisian dan berbagai dinas, baik di Surabaya maupun di luar Jawa Timur.

"Selain di Surabaya, sepatu saya juga dikirim ke Madiun, Ngawi, Nganjuk, dan sebagainya. Bahkan pernah dipesan sampai Jakarta, Kalimantan, dan Papua," katanya.

Dengan dibantu empat orang, ia mampu memproduksi 150 pasang sepatu dalam sebulan. Harga yang dipatok beragam, mulai dari Rp 250 ribu untuk model pantofel biasa, sampai Rp 800 ribu untuk sepatu polisi lalu lintas (lantas).

"Materialnya semua pakai kulit sapi, sejak dulu tidak pernah berubah. Kulit sapi karakteristiknya lebih awet. Untuk dinas, banyak pesan yang warna hitam. Cuman tetap bisa warna lain, tergantung pesanan," papar Tumus.

Material tersebut, kadang ia datangkan dari dalam dan luar Surabaya seperti Malang. Model yang ia buat orisinil, rancangannya sendiri.

"Sampai sekarang, total ada 50 desain sepatu. Yang paling banyak dipesan yakni sepatu lantas. Saya yang mendesainnya, setelah itu tukang yang akan mengerjakan," ia menguraikan.

Menurutnya, sepatu buatannya banyak digemari dan menjadi langganan karena kualitasnya yang baik dan tahan lama.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved