Berita Blitar

KRONOLOGI Ketegangan Polisi Hutan dan Warga di Blitar, Nyaris Bentrok, Barang Bukti Gagal Disita

Petugas gabungan antara Polhut dan polsek memergoki aksi perusakan hutan yang dilakukan 12 orang.

surya.co.id/imam taufiq
Petugas gabungan antara Polhut dan polsek memergoki aksi perusakan hutan yang dilakukan 12 orang. 

SURYA.co.id | BLITAR - Aksi bentrok antara petugas polisi hutan (Polhut) dengan warga nyaris tak bisa dihindari.

Itu terjadi ketika petugas keluar dari hutan, dengan menyita tiga gergaji mesin (chan saw).

Karena jumlah warga lebih banyak, sehingga petugas yang hanya berjumlah 12 personil itu akhirnya mengalah.

Barang-bukti chan saw yang sudah disita dari 12 orang itu akhirnya dikembalikan ke warga, yang menghadang di pintu keluar hutan Ringirejo, Kecamatan Wates.

"Daripada terjadi sesuatu yang tak diinginkan, maka petugas mengalah. Sebab, yang dihadapi adalah masyarakat," ujar Sarman, wakil Adm Perhutani Blitar, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, kejadian itu berlangsung pada Senin (30/3) siang.

Itu bermula dari petugas polhut bersama petugas polsek setempat mendapat laporan kalau ada aksi penebangan hutan kembali. 

Lokasinya, persis berada di sebelah hutan yang sudah dirusak sebelumnya pada 11 Maret (2020).

Malah, saat itu yang disita sebanyak 1.300 gelondong kayu jati yang ditanam tahun 1986 dulu.

"Jadi, sudah dua kali ini terjadi aksi perusakan hutan (di hutan Ringinrejo). Yang pertama terjadi pada 11 Maret (2020)," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved