Liga Indonesia
Digaji 25 Persen di Tengah Jeda Kompetisi Liga 2 2020, Ini Kata Pemain PSG Gresik Arif Suyono
Manajemen tim Putra Sinar Giri (PSG) Gresik memutuskan menyesuaikan pembayaran gaji pemainnya
Penulis: Taufiqur Rochman | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Manajemen tim Putra Sinar Giri (PSG) Gresik memutuskan menyesuaikan pembayaran gaji pemainnya selaras dengan surat keputusan PSSI bernomor SKEP/48/III/2020, yang merekomendasikan pemberian gaji pada bulan Maret hingga Juni bisa dibayarkan maksimal sebesar 25 persen dari nilai kontrak kerja.
Menanggapi hal tersebut, Arif Suyono midfielder PSG Gresik menyatakan kesediaannya dengan kebijakan tersebut.
Menurut Arif Suryono, dirinya tidak menutup mata dengan kondisi saat ini, sebab bukan hanya di Indonesia yang mengalami musibah pandemi Virus Korona, melainkan di berbagai belahan dunia.
Meski diakui pemain yang identik dengan nomor 14 tersebut , ada rasa kurang puas dengan keputusan itu.
Namun dirinya bisa memahami kondisi yang terjadi saat ini.
"Jujur kalau sebagai pemain saya kurang puas dengan kebijakan tersebut, tapi kita juga lihat kondisinya seperti ini, Klub juga tidak ada pemasukan, Jadi saya mendukung saja," ujarnya kepada SURYA.co.id Rabu (1/4/2020).
Peristiwa ini dianggap Arif Suyono sebagai pelajaran untuk bisa saling menghargai dan menghormati segala keputusan yang telah diambil.
Klub maupun pemain harus memiliki kesadaran bersama, agar kedua belah pihak sama-sama mengambil perannya masing-masing.
"Kita ambil jalan tengah saja, pahit buat klub, pahit juga buat main," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/arif-suyono-saat-memperkuat-psg-gresik.jpg)