Berita Surabaya

2 Maling Bobol Kios Ponsel di Wiyung, Polisi Kejar Pelaku Berdasarkan Rekaman CCTV

Sebuah kios penjual ponsel dan pulsa di Jalan Menganti, Wiyung, Surabaya, disatroni komplotan maling

Polsek Wiyung
Rekaman CCTV saat pelaku saat memasuki kios ponsel di Wiyung Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebuah kios penjual ponsel dan pulsa di Jalan Menganti, Wiyung, Surabaya, disatroni komplotan maling, Rabu (1/4/2020). Informasinya, komplotan maling itu berjumlah dua orang, di mana satu orang pelaku bertindak sebagai eksekutor, dan seorang lainnya menunggu di luar kios.

Mereka diketahui mengobok-obok seisi kios sekira pukul 06.55 WIB, Rabu (1/4/2020). Alhasil, dua ponsel, belasan lembar voucher pulsa dan uang penjualan kios, bernilai total Rp 21 Juta, raib digondol komplotan maling itu.

Aksi pencurian itu terekam kamera CCTV yang dipasang di dalam sudut ruangan kios. Pemilik kios optimistis komplotan maling itu dapat segera diendus keberadaannya, lalu dibekuk oleh kepolisian setempat.

Adik pemilik kios Heni mengungkapkan, insiden pencurian itu baru diketahui saat sejumlah karyawan hendak membuka kios, sekitar pukul 07.07 WIB, atau 15 menit pascaaksi pencurian itu terjadi.

"Tahu-tahu rolling door sudah terbuka. Saat dicek ternyata voucher, uang hasil penjualan dan dua HP dalam konter hilang," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi.

Berdasarkan informasi yang didengar Heni dari warga sekitar kios, pelaku yang bertindak sebagai eksekutor itu diduga masuk ke dalam kios dengan cara merusak kunci gembok yang terpasang pada rolling door kios.

Sedangkan rekan pelaku lainnya menunggu dengan duduk di atas motor jenis matik, sebagai sarana aksi pencuriannya.

"Dikira warga (pelaku) karyawan konter soalnya kan (waktu) jam buka," tuturnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wiyung Iptu Ferri Hutagalung membenarkan adanya laporan insiden pencurian tersebut.

Pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk memeriksa sejumlah orang saksi dan mengantongi bukti video CCTV yang merekam aksi pelaku.

Kini, ungkap Ferri, pihaknya telah memprofil pelaku dan sedang dalam tahap pengejaran.

"Olah TKP sudah. Kami masih selidiki pelakunya," jelas Ferri saat dikonfirmasi awak media.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved