Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ning Ita akan Percepat Program Bantuan Sosial untuk Lansia dan Anak Yatim

Pemkot Mojokerto mempercepat program bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: irwan sy
mohammad romadoni/surya
Wali Kota Ika Puspitasari bersama Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 saat menggelar rapat koordinasi di rumah rakyat Kota Mojokerto 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pemkot Mojokerto mempercepat program bantuan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah menyusul kebijakan status siaga bencana nonalam akibat dampak merebaknya Virus Corona (Covid-19). Pendistribusian bantuan sosial tersebut akan diberikan kepada lansia dan anak yatim piatu non panti asuhan di Kota Mojokerto mulai awal bulan April 2020.

Wali Kota Ika Puspitasari (Ning Ita), menjelaskan kondisi sekarang di Kota Mojokerto harus lebih waspada lagi terhadap penyebaran Covid-19. Apalagi, status Kota Mojokerto ditetapkan sebagai siaga bencana nonalam mulai hari Selasa, 31 Maret 2020.

"Artinya kita sudah masuk kondisi tanggap darurat karena itu kami memikirkan bagaimana dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat kita khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah masuk DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial)," ujarnya, Selasa (31/3/2020).

Ning Ita mengatakan sesuai data Dinas Sosial ada 1.467 orang lansia yang akan menerima bantuan uang senilai Rp 500 ribu.

Sedangkan, 383 anak yatim piatu non panti akan menerima bantuan uang senilai Rp 1 juta.

Bantuan ini akan disalurkan melalui kantor pos setempat dengan pembagian waktu setiap harinya sesuai penerapan physical distancing dan protokol kesehatan pada masa Covid-19 yang diterapkan oleh pemerintah daerah.

"Untuk penyalurannya akan kami batasi setiap jamnya sesuai dengan antrean sekitar 50 orang sehingga tidak ada kerumunan massa, penerima bantuan sosial bisa segera mendapatkan bantuan untuk melanjutkan kebutuhan dasar hidup mereka melalui kebutuhan pangan sosial," ungkapnya.

Ditambahkannya, Pemkot Mojokerto bakal terus memprioritaskan membantu kebutuhan hidup lansia dan anak yatim piatu nonpanti tersebut.

Dia berharap melalui bantuan sosial yang diberikan itu dapat meringankan sedikit beban hidup mereka.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para lansia dan anak yatim piatu non panti di Kota Mojokerto, agar kebutuhan pangan sehari - hari dapat tercukupi," jelasnya.

Seperti yang diberitakan, Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan upaya mempercepat penanggulangan penyebaran Covid-19.

Melalui percepatan penanganan melalui satuan gugus tugas (Satgas) yang dibentuk setiap daerah dan penerapan protokol kesehatan, meliburkan sekolah dan menghentikan sementara waktu kegiatan yang bersifat mengundang massa.

Melalui Satgas Ekonomi yang dikoordinatori oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, terus menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di masyarakat, mensosialisasikan agar tidak terjadi panic buying, menjaga kelancaran dan keamanan distribusi bahan pokok serta pengadaan pasar murah berupa sembako di setiap pasar tradisional melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved