Pilwali Surabaya 2020

Siap Hadapi Penundaan Pilkada, Gus Hans: Kami Gunakan Social Capital Sejak Awal

"Keputusan yang bijak. Dengan adanya penundaan ini, pemerintah bersama masyarakat bisa fokus ke masalah yang lebih krusial, masalah kemanusiaan"

surya.co.id/bobby kolloway
Bakal Calon Wali Kota Surabaya, HM Zahrul Azhar Asumta Asad atau yang akrab disapa Gus Hans. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Calon Walikota Surabaya, HM Zahrul Azhar Asumta As'ad menyambut baik penundaan pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Hans ini, kepentingan masyarakat secara lebih luas harus dikedepankan dibandingkan target politis.

"Keputusan yang bijak. Dengan adanya penundaan ini, pemerintah bersama masyarakat bisa fokus ke masalah yang lebih krusial. Yakni, masalah kemanusiaan," kata Gus Hans, Selasa (31/3/2020).

Menurutnya, perebutan kekuasaan bisa ditunda. Nantinya, apabila pejabat telah habis masa kerjanya pun bisa diisi jabat sementara. "Lantas apa alasan kita menolak apabila jabatan politik bisa dikompromikan dengan diisi pejabat sementara?" katanya.

Alasan penundaan tersebut pun jelas karena saat ini masyarakat tak bisa menghindari merebaknya virus covid-19. Sejak mencuatnya pandemi tersebut, Gus Hans pun telah menghentikan sementara berbagai aktivitas menyapa warga.

"Kami sejak awal sudah menunda terlebih dahulu kegiatan politik praktis. Dengan adanya penundaan ini, pelaku politik pun bisa lebih konsen ke soal kemaslahatan umat," katanya.

Pihaknya pun meyakini akan terjadi perubahan konstelasi politik cukup besar apabila penundaan tersebut cukup lama. "Jelas, sebab ini ada jangka waktunya," katanya.

Apalagi, jika pilkada dilaksanakan setelah petahana lengser dan digantikan oleh pejabat pelaksana. "Konstilasi politik ini yang berubah. Tidak ada incumbent yang membela calon tertentu atau membiarkan nama petahana digunakan dalam kampanye," katanya.

Selain itu, juga meminimalkan penggunaan logistik negara sebagai alat kampanye. "Sebab, kami melihat adanya kemungkinan pihak tertentu yang akan mengunakan uang negara untuk kepentingan pribadi," sebutnya.

Termasuk dirinya pun telah menyiapkan strategi menghadapi kemungkinan perubahan konstelasi politik tersebut. Pihaknya siap sebab sejak awal pencalonannya masih belum menggunakan logistik besar.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved