Virus Corona di jatim

Siap Bantu Makamkan Korban Covid-19 yang Meninggal, Polda Jatim Akan Latih Petugas

Polda Jatim siap mengerahkan pasukan khusus untuk membantu proses pemakaman pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19).

SURYA.co.id/Luhur Pambudi
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYA.co.id | SURABAYA - Polda Jatim siap mengerahkan pasukan khusus untuk membantu proses pemakaman pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jatim dan Dinas Kependudukan Jatim untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Pasalnya, ungkap Trunoyudo, prosesi pemakaman jenazah korban yang didiagnosis positif Covid-19 tidak bisa dilakukan seperti pada umumnya. 

"Apalagi dengan penanganan yang asal," katanya, Selasa (31/3/2020).

Pihaknya masih perlu berkoordinasi dengan kedua lembaga tersebut mengenai beberapa aspek penting dalam mekanisme pemakaman jenazah.

Mulai dari perlengkapan alat pelindung diri (APD) yang harus melekat selama proses pemakaman.

Hingga keterampilan teknis apa saja yang patut dikuasai petugas agar selama melaksanakan prosesi pemakaman mereka tetap terlindungi dari bahaya paparan virus.

"Nanti bisa dilatihkan kemudian bisa saja diperbantukan untuk syarat teknis dilakukan pelatihan terlebih dahulu," tuturnya.

Sementara itu, Data terbaru persebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Jatim hingga Selasa (31/3/2020).

Jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sedikitnya delapan orang. Artinya belum ada penambahan kasus baru hingga hari ini.

Kemudian, jumlah kasus positif Covid-19 menjadi 93 orang.

Lalu, jumlah kasus Pasien Dalam Perawatan (PDP) berjumlah 420 orang. Dan kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 6.565 orang.

Bagi Trunoyudo, rencana tersebut; memperbantukan tenaga petugas pemakaman korban Covid-19, dinilai sejalan dengan prinsip Polri yang tak cuma melindungi, namun juga mengayomi masyarakat.

"Karena tugas kami melindungi dan mengayomi masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved