Berita Surabaya

Sales Oli Motor di Surabaya Gelapkan Uang Perusahaan, Ngaku Dipakai untuk Judi Online

Seorang sales distributor oli motor dan mobil di Jalan Darmo Harapan Indah terpaksa berurusan dengan polisi.

surya.co.id/firman rachmanuddin
Tersangka (kanan) saat di Mapolsek Tandes Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seorang sales distributor oli motor dan mobil di Jalan Darmo Harapan Indah terpaksa berurusan dengan polisi.

Pemuda bernama Yusuf Imanuel (29) warga Panggung Rejo, Kepanjen, Malang itu nekat menggelapkan uang milik perusahaannya.

Akibatnya, perusahaan merugi sekitar Rp 11.930.800 dari uang penjualan produk yang tak disetorkan.

Kanit Reskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot Purwanto mengatakan, Yusuf yang baru bekerja sejak akhir tahun 2019 itu melakukan aksinya selama tiga bulan berturut-turut dengan alasan pembeli belum membayarkan tagihan.

"Jadi ketika ditagih kantor, tersangka mengaku jika konsumennya belum bisa membayar tagihan. Padahal uang tersebut sudah dibayarkan dan tidak disetorkan ke perusahaan," kata Gogot, Selasa (31/3/2020).

Karena curiga, perusahaan segera membuat audit dan mengkonfirmasi langsing terhadap konsumen.

"Dari situ baru diketahui ternyata uang tersebut sudah dibayarkan dan tidak disetorkan. Lalu korban melaporkan kepada kami dan ditindak lanjuti," tambahnya.

Saat ditangkap, Yusuf tak berkutik dan mengakui perbuatannya.

Yusuf sendiri mengaku jika uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk bermain judi online jenis poker.

"Uangnya buat judi online. Karena memang sudah lama judi online, sebelum kerja di kantor ini juga sudah main judi online," akunya.

Tersangka dikenakan pasal 374 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP tentang tipu gelap dan perjudian. Selain itu, tersangka juga dijebloskan ke rumah tahanan (rutan) Mapolsek Tandes.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved