Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Rutin Berjemur Bisa Cegah Virus Corona? Berikut 5 Manfaat & Waktu Berjemur yang Baik untuk Tubuh

Masyarakat berbondong-bondong rutin berjemur di bawah sinar matahari demi mencegah penyebaran virus corona. Berikut 5 manfaat berjemur

KOLASE TRIBUN SOLO/Halodoc
ILUSTRASI berjemur di bawah sinar matahari 

SURYA.co.id - Masyarakat berbondong-bondong rutin berjemur di bawah sinar matahari demi mencegah penyebaran virus corona. 

Sebab sinar matahari mengandung UV yang disinyalir bisa membunuh mikroorganisme.

Biasanya berjemur dilakukan saat pagi hari, sebab banyak orang meyakini bisa mendapatkan asupan vitamin D secara alami. 

Hal ini lantaran vitamin D tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh.

Selain itu, kandungan vitamin D nyatanya cukup terbatas karena hanya didapatkan dari jenis-jenis makanan tertentu, seperti kuning telur dan susu.

Mengenal kandungan UV 

Melansir dari Kompas dalam artikel "Rajin Berjemur, Benarkah Sinar UV Bisa Bunuh Virus Corona?", disebutkan bahwa sinar matahari mengandung tiga jenis UV yakni UVA, UVB, dan UVC. 

UVA bertugas membentuk sebagian besar radiasi yang mencapai permukaan bumi.

Sinar ini mampu menembus jauh ke dalam kulit dan dianggap bertanggung jawab atas 80 persen penuaan kulit, dari keriput hingga bintik-bintik penuaan.

Sedangkan UVB, yang dapat merusak DNA di kulit kita, menyebabkan kulit terbakar dan akhirnya kanker kulit (baru-baru ini para ilmuwan telah menemukan bahwa UVA juga dapat melakukan ini).

Halaman
1234
Penulis: Arum Puspita
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved