Berita Surabaya

Maling Motor di Tegalsari Surabaya Kepergok Warga, Selalu Bawa Kunci T dan Jimat Tiap Kali Beraksi

Setiap kali beraksi, tersangka membekali diri menggunakan kunci T yang ujungnya sudah dipipihkan.

Foto Istimewa Polsek Tegalsari Surabaya
Tersangka maling motor di Polsek Tegalsari Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Maling motor di wilayah Tegalsari Surabaya kepergok saat beraksi, Sabtu (21/3/2020) siang.

Satu dari dua pelakunya tertangkap dan terpaksa dihadiahi timah panas polisi pada bagian kaki lantaran berusaha kabur.

Pelaku itu bernama Imam Bukhori (33) warga Bangkalan Madura.

Saat beraksi, Imam bersama temannya FZ (DPO) menyasar sebuah motor Honda Beat di jalan Dinoyo Surabaya.

Aksinya terpergok warga hingga tersangka diteriaki maling.

"Satu orang tertangkap,sedangkan satunya kabur menggunakan motor yang dibawanya," kata Kapolsek Tegalsari, Kompol Argya Satriya Bhawana, Selasa (31/3/2020).

Warga yang menangkap satu pelaku itu sempat menghajarnya sampai polisi datang mengamankan.

Begitu dinterogasi, Imam diminta menunjukkan dimana persembunyian temannya FZ.

Bukannya menurut, Imam justru berusaha kabur saat dikeler polisi menuju tempat FZ.

"Kami terpaksa tembak kakinya karena berusaha kabur saat kami keler," tambahnya.

Dari hasil interogasi, dua pelaku ini telah delapan kali beraksi di wilayah Surabaya.

"Lima di Tegalsari dan tiga di wilayah Sawahan. Hasilnya dilempar ke Madura dengan nilai bervariasi antara Rp 2-3 juta," lanjut mantan Kapolsek Sawahan itu.

Setiap kali beraksi, tersangka membekali diri menggunakan kunci T yang ujungnya sudah dipipihkan.

Tak hanya itu, ia juga membawa jimat yang digunakan untuk melindungi diri.

Kini, polisi masih memburu keberadaan FZ yang menjadi joki komplotan tersebut.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved