Viral Media Sosial

Video Viral 2 Orang Belanja Pakai APD Baju Hazmat Dikecam Erick Tohir, di Surabaya Politisi Murka

Video viral dua orang menggunakan baju Hazmat menggunakan alat perlindungan diri (baju hazmat) mendapat reaksi keras Menteri BUMN Erick Tohir.

Twitter
Video Viral 2 Orang Belanja Pakai Baju Hazmat (APD Lengkap) Dikecam Erick Tohir 

Diusir dari Lotte gara2 lebay

Video dari WAG

Warganet yang menyaksikan dua video ini sebagian besar menyayangkan aksi dua pengunjung supermarket, yang mengenakan pakaian hazmat dan APD ini.

Alasannya adalah mereka dianggap menyia-nyiakan APD yang seharusnya diperuntukkan bagi para tenaga medis yang justru kekurangan di rumah sakit, untuk merawat pasien COVID-19.

Di Surabaya Politisi Murka

Sebelumnya, foto warga mengenakan alat pelindung diri (APD) berupa baju Hazardous Material (Hazmat) saat berbelanja ke pasar viral di media sosial.

Foto ini kali pertama diunggah akun Facebook @Hanifah Yuniarti. 

Akun ini mengunggah dua orang mengenakan APD warna putih tengah berbelanja.

"Ini salah satu penyebab kelangkaan APD buat kalangan medis. 

Apa coba sampe ke pasar dipake segala baju buat ruang isolasi dan g ketinggalan sarung tangan bedah wkwkwkwkwk...," tulis akun @Hanifah Yuniarti.   

Di bagian lain, ada juga foto seorang berpakai APD tengah berada di sebuah gerai makanan. 

Foto ini pun langsung membuat heboh karena Pakaian Alat Pelindung Diri (APD) ini mestinya hanya boleh dikenakan petugas medis.

Foto ibu-ibu belanja pakai APD viral di media sosial.
Foto ibu-ibu belanja pakai APD viral di media sosial. (Facebook)

Ketua Fraksi PSI DPRD Surabaya, William Wirakusuma menyesalkan kejadian itu.

"Terlepas itu benar atau tidak. Tapi saya menduga itu terjadi di Surabaya Barat. Apa pun itu, kami menyayangkan," kata William, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya, Hazmat itu bukan untuk keperluan pribadi.

Bebas mengenakannya untuk berbelanja ke pasar atau supermaket.

William juga meminta agar masyarakat tidak memborong hazmat agar tidak terjadi kelangkaan barang di distributor.

"Kami juga memohon dengan sangat, agar toko-toko online di sosmed seperti Instagram dan Facebook tidak menawarkan Penjualan Hazmat untuk keperluan pribadi " imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PSI dan anggota Komisi D Tjutjuk Supariono menyampaikan bahwa ketersediaan Hazmat untuk tenaga medis harus selalu dijaga.

"Hazmat merupakan perlengkapan yang sangat penting bagi tenaga medis yang berada di garis depan dalam melawan korona." ujar Tjutjuk.

"Kami minta kepada masyarakat yang terlanjur membeli hazmat untuk menyumbangkan APD tersebut kepada pihak Rumah Sakit. Mari semua melawan virus Covid-19, seluruh warga Surabaya harus bergotong-royong dan saling membantu," kata Sekretaris Fraksi PSI DPRD Surabaya.

Terlanjur Beredar Cara Membuat Disinfektan Sendiri, WHO Ingatkan Bahayanya Jika Kena Manusia

Gelombang Perantau Terus Berdatangan ke Jatim, Protokol Keamanan Terkait Covid-19 Diperketat

Terlanjur Viral Video Warga Cipinang Melayu Blokade Jalan Diduga Lockdown, ini Kata Lurah & Polisi

Artikel ini telah tayang di Tribunnewsmaker.com dengan judul VIRAL 2 Orang Belanja di Supermarket Pakai APD Lengkap, Sempat Marah Sebelum Diusir: Saya Bawa Duit!

 

Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved