Pilkada Serentak

PKB Usulkan Masa Penundaan Pilkada selama 6 Bulan, ini 3 Opsi Kesepakatan RDP

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi satu di antara partai yang sepakat menunda pelaksanaan Pilkada akibat adanya virus Covid-19.

bobby constantine koloway/surya
Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim, Fauzan Fuadi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi satu di antara partai yang sepakat menunda pelaksanaan Pilkada akibat adanya virus Covid-19. Menurut PKB, batas waktu penundaan bisa hingga 6 bulan. 

"Di internal kami, sudah ada pembahasan. Kami setuju dan waktu ideal penundaannya adalah enam bulan," kata Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (30/3/2020). 

Menurut Fauzan, lama penundaan tersebut bisa dengan opsi perpanjangan.

"Kita optimistis bahwa wabah bisa selesai cepat. Namun, kalau pun tidak, bisa juga diperpanjang," imbuh Fauzan. 

"Pun kalau sudah reda, bisa juga dimajukan (jadwalnya). Jadi, usulan yang kami sampaikan sebenarnya cukup fleksibel," kata Fauzan yang juga Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim ini. 

Sehingga apabila ditunda selama enam bulan maka pelaksanaan pilkada seharusnya bisa dilaksanakan tri semester pertama 2021.

"Paling tidak bisa dilaksanakan pada Maret 2021," kata Fauzan. 

Fauzan tak memungkiri bahwa sejauh ini partainya telah bekerja ekstra dalam mempersiapkan pilkada yang seharusnya dilaksanakan pada September tahun ini.

Bahkan, sejumlah SK rekomendasi telah diberikan di beberapa daerah, termasuk Surabaya.  

Namun, pihaknya tak memungkiri bahwa wabah corona yang kini menerjang Indonesia membutuhkan kerja dan perhatian bersama.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved