Berita Surabaya

3 Sindikat Penjual Tembakau Gorila di Surabaya Dibekuk Polda Jatim, Jualan Via IG, Line, dan WA

Sebanyak tiga orang sindikat pengedar tembakau gorila dibekuk Ditresnarkoba Polda Jatim.

Luhur Pambudi/TribunJatim.com
Fiqih Mahendra (25), Silmi Rahman Ghani (24), dan Norris Laksana Ramadhan (26), tersangka penjual tembakau gorila saat dikeler ke Gedung Humas Mapolda Jatim 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak tiga orang sindikat pengedar tembakau gorila dibekuk Ditresnarkoba Polda Jatim. Mereka adalah Fiqih Mahendra (25) warga Gedangan Sidoarjo, Silmi Rahman Ghani (24) warga Sedati Sidoarjo, dan Norris Laksana Ramadhan (26) warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Dari tangan ketiga anggota sindikat tersebut, petugas berhasil mengamankan 40 Kilogram tembakau gorila siap kirim. Praktik jual beli barang memabukkan itu telah berjalan setahun.

Selama kurun waktu itu, mereka memperoleh pasokan dari kenalannya di Cimahi Jawa Barat. Mereka telah menjual tembakau gorila itu ke berbagai macam kalangan di berbagai macam daerah dari pulau Jawa hingga ke pulau Bali.

Selama setahun mereka menjual tembakau tersebut melalui media sosial (Medsos), WhatsApps (WA) dan Line.

Per lima gram tembakau, dijual seharga Rp 350 Ribu.

Bagi pembeli di dalam kota seperti Surabaya dan Sidoarjo, mereka akan terapkan sistem ranjau.

Bilamana pembelinya berdomisili di luar Jatim, mereka manfaatkan jasa ekspedisi antar barang.

Direktur Ditresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Cornelis Maharagung Simanjuntak, menuturkan para pelaku yang berhasil dibekuknya tak cuma menjual tembakau gorila semata.

Namun mereka juga keranjingan mengonsumsi tembakau yang dijualnya sendiri.

"Kami dapat keterangan, salah satu tersangka (Silmi) sudah mengonsumsi tembakau gorila yang dijual ini," katanya di Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (30/3/2020).

Cornelis menuturkan, tembakau gorila tersebut menimbulkan efek halusinogen mendongkrak stamina dan libido seksualitas, namun sifatnya sementara.

"Mereka dikenai dikenai Pasal 112 dan Pasal 114 Tentang Narkotika," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved