Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Petrokimia Gresik Kirim Logistik Kesehatan ke Posko BUMN untuk Cegah Penyebaran Corona

Petrokimia Gresik ditunjuk sebagai koordinator Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) BUMN wilayah Jawa Timur

Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa PT Petrokimia Gresik
Direksi dan manajemen PG memberangkatkan bantuan logistik kesehatan ke posko BUMN Tanggap Covid -19, Minggu (29/3/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - PT Petrokimia Gresik mengirimkan bantuan logistik untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona (Covid-19) ke Posko Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Hotel Selorejo Kabupaten Malang dan Hotel Pesonna Surabaya, Minggu (29/3/2020).

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono menuturkan, pengiriman logistik kesehatan berupa dua buah disinfektan chamber, 2 buah tenda posko, 380 botol hand sanitizer, 100 liter disinfektan untuk chamber, 1.000 liter disinfektan untuk penyemprotan masal dan masker sebanyak enam kotak.

"PT Petrokimia Gresik ditunjuk sebagai koordinator Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) BUMN wilayah Jawa Timur. Sehingga pengiriman bantuan logistik untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19 ke Posko BUMN mulai dikirim ke Hotel Selorejo Kabupaten Malang dan Hotel Pesonna Surabaya," kata Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf menegaskan, satgas ini melibatkan seluruh BUMN yang berkedudukan atau memiliki kantor perwakilan/cabang di Jatim.

Sehingga, pengiriman bantuan logistik ini merupakan realisasi yang telah disepakati bersama.

"Pendisitribusian akan dilakukan secara bertahap ke posko-posko lainnya,” imbuhnya.

Sebagai Koordinator, PG telah menyusun rencana penyaluran bantuan yang akan dijalankan bersama BUMN lain di Jatim.

Yaitu membangun Posko BUMN di tujuh titik, antara lain di Rumah Sakit (RS) Lavalette Kota Malang, RS PHC Surabaya, Hotel Selorejo Kabupaten Malang, Hotel Pesonna Surabaya, RS Wonolangan Kabupaten Probolinggo, RS Djatiroto Lumajang, dan RS Elizabeth Situbondo.

Untuk melaksanakan tugas, PG berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi lainnya terkait peran Satgas Penanganan Covid-19 oleh BUMN di Jatim.

Selain itu, PG akan membangun data center virus corona (Covid-19), dan sistem informasi tanggap bencana.

Hal ini sebagai monitoring agar BUMN dapat cepat dalam menanggapi kondisi atau perkembangan informasi terkait penanganan virus ini.

"Satgas akan memproduksi dan mendisitribusikan buku saku atau brosur terkait pencegahan COVID-19, sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," imbuhnya.

Rencana lainnya yaitu Satgas akan membeli dan mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan di Jatim dalam bentuk masker, gloves, pakaian anti virus, face shield, sepatu boots, dan lain sebagainya.

Secara mandiri, PG akan memproduksi dan mendistribusikan hand sanitizer serta disinfektan sekaligus electric sprayer-nya.

“Kami memproduksi hand sanitizer dan disinfektan secara mandiri yang sudah memenuhi standar WHO, dan saat ini sudah siap untuk segera didistribusikan,” katanya.

Upaya lain tugas Satgas yaitu sosialisasi dan edukasi ke masyarakat melalui berbagai platform media, sekaligus penyemprotan disinfektan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) atau instansi terkait di masing-masing daerah, serta melibatkan peran media massa.

"Kita juga akan mendistribusikan rapid test kit yang disediakan oleh pemerintah. Sebab, pandemi Covod-19 ini telah ditetapkan pemerintah sebagai bencana nasional dan telah berdampak besar pada berbagai sektor di Indoensia.

"Untuk itu, BUMN sebagai perusahaan milik negara harus bahu-membahu membantu pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19, salah satunya melalui satgas ini," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved