Breaking News:
Grahadi

Beranda Grahadi

Pemprov Jatim Kerahkan SMA dan SMK Produksi Hand Sanitizer Massal

Ada 79 SMA double track dan 92 SMK yang punya kompetensi farmasi dan kimia industri di Jawa Timur.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Foto Humas Pemprov Jatim
Sekretaris Dindik Jatim, Ramliyanto bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi saat melihat hand sanitizer buatan siswa SMA/SMK Jatim di Gedung Negara Grahadi, Sabtu (28/3/2020). 

Sementara Pemprov Jatim nantinya akan mensupport penuh kebutuhan bahan baku berupa alkohol.

"Sumber dana berasal dari dana BOS, BPOPP serta CSR, " urainya.

Para siswa SMA double track dan SMK yang berkompetensi di bidang Farmasi dan Kimia Industri dalam membuat produk ini juga akan dipandu guru yang kompeten.

Sehingga standar keamanan siswa dan produk juga terjamin.

“Meskipun siswa nantinya memproduksi di laboratorium, tetapi protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Bergilir beberapa siswa saja yang hadir di laboratorium,” pungkasnya.

Salah satu sekolah yang memproduksi hand sanitizer merupakan sekolah di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Bojonegoro.

Kepala Cabdindik wilayah Bojonegoro, Adi Prayitno mengatakan produk hand sanitizer ini dari berbagai sekolah di Bojonegoro dan Tuban. Nantinya akan dikirim ke Dinas Pendidikan Provinsi dan selanjutnya akan dibawa ke Grahadi Surabaya terus akan dibagikan kepada masyarakat seluruh jatim yang membutuhkan.

“Untuk SMK dan SMA Bojonegoro, Tuban ada 68 sekolah dan yang memproduksi sekitar 70 persen,” ungkapnya.

Adi Prayitno berharap dengan pendistribusian ini akan membantu bagi masyarakat atau pelajar, sehingga bisa meringankan beban terkait Virus Corona. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved