Sosok

Mega Amalia: Jaga Diri selama Wabah Covid-19

Meski awalnya cemas mendengar pemberitaan covid-19 yang telah menjadi pandemi, namun Mega Amalia tetap bijak menyikapinya.

surya.co.id/christine ayu
Mega Amalia, alumnus Universitas Airlangga, yang tetap waspada menjaga diri selama pandemik covid-19. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski awalnya cemas mendengar pemberitaan covid-19 yang telah menjadi pandemi, namun Mega Amalia tetap bijak menyikapinya.

"Setelah mencari tahu tentang penyebaran virus tersebut, akhirnya cemas berkurang. Tapi tetap waspada," ungkap editor di salah satu perusaahan swasta ini.

Sayangnya, tak semua orang mempunyai sikap seperti Mega.

Beberapa oknum malah menjadikannya kesempatan untuk kepentingan pribadi.

"Saya sempat kesusahan cari hand sanitizer karena diborong oknum yang menjadikannya lahan bisnis. Kalaupun stoknya ada, harganya bisa mencapai 5-10 kali lipat," kata alumnus Universitas Airlangga ini.

Ia pun mengakalinya dengan membuat hand sanitizer dan disinfektan sendiri, berekal tutorial dari internet

"Kita juga harus mengurangi bertemu atau berkontak langsung dengan orang lain sesuai dengan peraturan dari pemerintah. Juga, memberikan edukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sendiri lewat medsos," urainya.

Tak hanya itu, untuk mewaspadai diri, ia menyediakan tempat cuci tangan di depan rumah.

Ditambah rutin menyemprotkan ke benda yang sering disentuh, seperti ganggang pintu.

"Jangan lupa, juga harus sering mencuci tangan," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved