Breaking News:

Berita Kediri

Detik-detik Polisi Kediri Grebek 2 Cewek dan 1 Cowok dalam 1 Kamar, Jaringan Prostitusi Online

Prostitusi online dengan tarif Rp 3 juta sekali kencan diungkap jajaran Satreskrim Polres Kediri. Pelaku diketahui 2 cewek cantik asal Surabaya

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Adrianus Adhi
zainuddin
Ilustrasi foto prostitusi online di Surabaya 

Satu dari enam model itu ternyata masih di bawah umur. 

Praktik tersebut telah berlangsung sejak Juni 2019 silam, dan dikelola oleh seorang fotografer asal Malang berusia 37 tahun yang bernama Fendi Admara.

Tak sulit mencari model yang bisa diminta beradegan 'hot' di depan lensa kamera.

Dengan wajah yang ditutupi topeng laiknya tokoh utama dalam film 'V for Vendetta', Fandi mengaku langsung menghubungi para model lewat direct message via media sosial Instagram (IG).

"Lewat chat DM aja," tukas Fandi.

Lalu berapa keuntungan yang diraup Fandi?  

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan pers soal soal foto-foto panas model cantik yang viral di WhatsApp, Jumat (20/3/2020).
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan keterangan pers soal soal foto-foto panas model cantik yang viral di WhatsApp, Jumat (20/3/2020). (Surya.co.id/Luhur Pambudi)

Ternyata pria berusia 37 tahun ini  meraup untung belasan juta rupiah.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan cara pelaku meraup keuntungan dari bisnis tersebut.

Mulanya, pelaku membuat sebuah even pemotretan bertajuk 'Gemez 18+'. Even tersebut hanya diikuti oleh para fotografer.

Catatan polisi, kurun waktu setahun pelaku sudah menyelenggarakan acara tersebut sebanyak lima kali, di sebuah hotel kawasan Singosari, Kota Malang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved