Pilwali Surabaya 2020

Cak Machfud Kirim Pasukan Semprot Disinfektan ke Rumah Usiawan Panti Surya

Rumah Usiawan Panti Surya dipilih karena di dalamnya terdapat lansia yang sangat rawan tertular virus Corona.

Foto Istimewa
Penyemprotan cairan disinfektan ke Rumah Usiawan Panti Surya, Jalan Jemur Andayani, Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA Machfud Arifin menugaskan pasukan khusus untuk menyemprotkan cairan disinfektan ke Rumah Usiawan Panti Surya yang berlokasi di jalan Jemur Andayani, Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya.

Machfud Arifin mengatakan, tujuannya adalah untuk menekan angka penyebaran virus corona (Covid-19) yang makin hari kian meluas.

"Kita tekan angka penyebaran virus Corona dengan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi" ujar Machfud Arifin.

Machfud mengatakan, Rumah Usiawan Panti Surya dipilih karena di dalamnya terdapat lansia yang sangat rawan tertular virus Corona.

"Yang saya tau, Corona lebih mudah menyerang para lansia, oleh karena itu tempat ini saya rioritaskan untuk penyemprotan disinfektan," jelas Machfud.

Perhatian Machfud kepada para lansia di Rumah Usiawan Panti Surya ini dipuji Linda selaku ketua Panti tersebut.

Menurut Linda, pantinya sudah sangat membutuhkan penyemprotan cairan disinfektan ini, dia mengaku sudah sempat mengirim surat ke Pemkot tapi harus menunggu giliran.

"Kita sudah mengajukan ke Pemkot, tapi disuruh menunggu giliran, padahal kami sudah sangat butuh," ungkap Linda.

Oleh karena itu, Linda mengaku sangat senang dengan apa yang dilakukan oleh Machfud Arifin terhadap pantinya.

"Saya sangat senang, Pak Machfud sangat tau kebutuhan kita, tanpa harus diminta orangnya Pak Machfud datang memberi apa yang kita inginkan," ujar Linda.

Sebagaimana diketahui, wabah virus corona (Covid 2019) telah mewabah ke seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Hari ini 1.155 warga Indonesia terkonfirmasi positif terjangkit virus corona, 994 dalam perawatan, 59 sembuh dan 102 tercatat meninggal dunia.

Untuk Surabaya, jumlah kasus virus corona mencapai 77 orang terkonfirmasi positif, 4.568 orang dalam pemantauan, 307 pasien dalam pemantauan, 8 sembuh dan 4 meninggal dunia.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah mengonfirmasi penambahan 11 orang penderita yang terkonfirmasi positif Corona, menurut keterangan, 7 dari 11 orang yang terpapar berada di Surabaya.

Ini menunjukkan Surabaya merupakan kota dengan jumlah penderita terbanyak di antara kota lainnya di Jawa Timur. (*)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved