Pilwali Surabaya 2020

Cak Machfud Gotong Royong Penuhi Kebutuhan Bahan Pokok Warga selama Pembatasan Sosial

Cak Machfud punya cara unik agar masyarakat mau mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas di luar atau pembatasan sosial.

foto: tim kampanye cak machfud
Tim Machfud Arifin membagikan beberapa kebutuhan pokok untuk memenuhi keperluan masyarakat selama pemerintah mengimbau warga agar melakukan pembatasan sosial. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Cak Machfud punya cara unik agar masyarakat mau mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah atau pembatasan sosial atau social distancing akibat wabah Virus Corona 2019 (Covid-19).

Ia memberi bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masyarakat harus mengikuti imbauan pembatasan sosial tersebut.

"Saya rasa untuk mewujudkan social distancing bisa dengan cara kita penuhi segala kebutuhan masyarakat, khususnya bahan-bahan pokok," ujar Cak Machfud.

Machfud mengatakan, selama ini yang menjadi kendala untuk masyarakat sehingga tidak mengikuti imbauan pemerintah soal sosial distancing adalah karena warga juga harus memenuhi kebutuhan hidupnya, dan itu dilakukan di luar rumah.

"Makanya, kalo kita penuhi kebutuhan masyarakat, kan mereka tidak perlu keluar rumah lagi," jelas Machfud.

Machfud mengaku, kegiatan ini dilakukan semata-mata untuk membantu masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah, serta membantu pemerintah juga dalam upayanya memutus tali penyebaran Virus Corona dengan pembatasan sosial.

"Semoga dengan dicukupinya kebutuhan masyarakat, mereka cukup di rumah saja, dan semoga dengan itu tali penyebaran Corona cepat terputus," ujar Machfud.

Hingga kini, jumlah warga Indonesia yang terkonfirmasi positif terkena Virus Corona 1.285 orang, 1.107 dalam perawatan, 64 sembuh, dan 114 meninggal dunia.

Sedangkan di Jawa Timur, jumlah kumulatif terdapat di Surabaya 40 orang, Sidoarjo 9 orang, Magetan 9 orang, Kabupaten Malang 5 orang.

Kota Malang 3 orang, Gresik 2 orang, Situbondo 2 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Kediri 1 orang, Batu 1 orang, Lumajang 1 orang, Jember 1 orang, dan Blitar 1 orang.

Dari jumlah itu, sama jumlah pasien sembuh maupun pasien meninggal di Jatim tak mengalami peningkatan, yakni sebanyak 8 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan 4 orang di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved