Virus Corona di Surabaya

Penumpang Bus di Terminal Purabaya Wajib Masuk Bilik Sterilisasi, Cuci Tangan dan Thermal Scanner

Seluruh penumpang di Terminal Purabaya wajib untuk lewat dalam bilik sterilisasi untuk disemprot disinfektan

SURYA.co.id/Tony Hermawan
Calon penumpang yang akan memasuki ruang tunggu Terminal Purabaya, Surabaya, wajib melewati bilik sterilisi, Jumat (27/3/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Terminal Purabaya menyediakan dua bilik penyemprotan disinfektan. Kedua bilik sterilisasi ini ada di tangga masuk ruang tunggu bawah Terminal Purabaya.

Seluruh calon penumpang yang baru datang wajib untuk lewat dalam bilik ini. Sebelumnya mereka juga diwajibkan untuk cuci tangan dengan sabun yang tidak jauh dari bilik itu.

“Ini adalah protokol wajib untuk semua calon penumpang yang ada di Terminal Purabaya, “ kata Imam Hidayat, KA Unit Terminal Purabaya, Sabtu (28/03/2020).

Langkah itu diambil agar semua penumpang yang singgah ke Terminal Purabaya Bungurasih aman dari paparan virus corona.

"Untuk strerilisasi ini imbauan dari Wali Kota Surabaya yang masuk terminal harus sterilisasi jangan sampai virus yang,” lanjutnya

Selain bentuk pengamanan di area terminal, pihaknya juga sudah menghimbau agar para pemilik angkutan bus melakukan penyemprotan disenfektan sebelum masuk terminal.

"Ini mereka lakukan di garasi masing-masing ya. Jadi masuk sini harus aman," jelas dia.

Jika diketahui dari pemeriksaan ada calin penumpang yang mengalami tanda tanda sakit maka yang bersangkutan akan di bawa ke kantor PMI di area Terminal Purabaya.

Nantinya pihak PMI yang akan menentukan apakah ini sakit biasa atau ada gejala yang dikhawatirkan maka akan di rujuk ke rumah sakit terdekat.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved