Virus Corona di Jawa Timur

Dampak Corona, Pemprov Jatim Siapkan Regulasi Restrukturisasi Kredit

Pemprov jatim tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur adanya restrukturisasi kredit.

Pemprov Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sabtu (28/3/2020) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemprov jatim tengah menyiapkan regulasi untuk mengatur adanya restrukturisasi kredit sebagaimana arahan pemerintah pusat guna menanggulangi dampak ekonomi akibat wabah virus corona.

Untuk itu Pemprov telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jawa Timur guna menyiapkan mekanisme terkait rekonstruksi kredit di Jawa Timur dan siapa saja yang berhak mendapatkan program relaksasi kredit ini.

Wagub Emil Elestianto Dardak mengatakan penyusunan regulasi tersebut menjadi salah satu bahasan yang tengah disusun oleh Gugus Penangan Dampak Sosial Ekonomi akibat wabah covid-19 di Jawa Timur.

"Koordinasi kami dengan OJK, fokusnya adalah terkait restrukturisasi kredit, bagaimana penyaluran rekonstruksi kredit itu diberikan pada siapa yang membutuhkan. Artinya Itu nggak otomatis, itu penegasannya," kata Emil, Sabtu (28/3/2020).

Di lingkungan pemprov, dikatakan Emil Dardak, yang memberikan kredit ada Bank Jatim, ada Bank UMKM, BPR, serta di masing-masing kabupaten kota di daerah juga memiliki BPR yang dikelola sendiri.

"Data BPR yang disampaaikan OJK dari pinjaman triwulan total asetnya mencapai Rp 10 trilliun termasuk Bank UMKM, Bank Jatim sebesar Rp 2,3 trilliun. Ini yang tadi diarahkan ibu tolong segera disiapkan perangkat regulasinya untuk rekonstruksi kredit baik kredit pemprov, dana bergulir pemprov maupun kredit dari skema lain agar tapi tepat sasaran," paparnya.

Sebab semua juga kembali pada kemampuan bank masing-masing untuk bisa melanjutkan keuangan perbankan.

Hal tersebut menjadi alasan mengapa kebijakan ini tidak dipukul rata karena harus mempertimbangkan keberlanjutan dan kemampuan masing-masing bank.

Selain itu kebijakan ini juga diatur guna memberikan keringanan bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM agar tidak mengalami keberatan dalam kondisi ekonomi yang melemah akibat adanya virus corona.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved