Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Warga Nganjuk Diminta Tidak Panik Soal Stok Sembako di Tengah Pandemi Covid-19

Pemkab Nganjuk memastikan pasokan sembako di Kabupaten Nganjuk tidak akan mengalami kekurangan meski di tengah wabah virus corona

SURYA/Ahmad Amru Muiz
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat 

SURYA.co.id | NGANJUK - Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat meminta warga tidak melakukan aksi panic buying dengan membeli bahan makanan berlebihan di tengah upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Pasalnya, Pemkab Nganjuk memastikan pasokan sembilan bahan makanan Pokok (Sembako) di Kabupaten Nganjuk tidak akan mengalami kekurangan.

Ia menjelaskan, pihaknya telah meminta Disperindag dan OPD terkait untuk memantau secara ketat persediaan sembako yang dibutuhkan masyarakat.

Apabila terjadi kekosongan stok secepatnya dilakukan upaya pemenuhan dengan mendatangkan barang dari distributor.

"Kami tidak ingin ditengah upaya keras dan serius dalam mencegah penyebaran virus corona ini ditambah persoalan sembako langka ataupun harganya melambung. Makanya kami telah memerintahkan OPD terkait mewaspadai persoalan tersebut dan warga tidak perlu melakukan aksi borong barang kebutuhan," kata Novi Rahman Hidhayat, Jumat (27/3/2020).

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, Pemkab Nganjuk juga mengharapkan aparat keamanan terus menjaga dan memantau di semua wilayah Kabupaten Nganjuk terkait ketersediaan barang kebutuhan pokok.

Di samping itu, Pemkab Nganjuk juga mengharapkan semua elemen masyarakat ikut menjaga agar tidak terjadi kepanikan warga. Terutama dengan adanya informasi hoax ditengah warga yang harus terus diantisipasi dan diwaspadai.

"Untuk itu, semuanya harus bekerja sama sekarang ini untuk menghadapi penyebaran virus corona yang sangat berbahaya beserta dampak yang ditimbulkan," tandas Mas Novi.

Sementara itu Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto telah memerintahkan seluruh jajaran Polsek Polres Nganjuk melakukan pemantauan minimarket, swalayan, warung toko dan sebagainya untuk memastikan kondisi stok sembako.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dari banyaknya informasi dampak dari penyebaran virus corona terhadap kepanikan warga sehingga membeli bahan kebutuhan makanan secara berlebihan.

"Alhamdulillah, sampai saat ini anggota yang melakukan patroli di pertokoan dan minimarket serta di pasar semuanya dalam kondisi normal dan tidak ada aksi borong barang, terutama untuk beras dan mie instan," kata AKP Jumari, Kapolsek Baron Polres Nganjuk.

Meski demikian, dikatakan Jumari, pihaknya terus memerintahkan anggotanya untuk intensif melakukan patroli di pertokoan dan minimarket serta pasar dalam rangka mewaspadai kelangkaan bahan makanan dan kenaikan harga sembako.

Karena bagaimanapun, di tengah upaya keras semua pihak di Kabupaten Nganjuk dalam mencegah penyebaran virus corona diharapkan tidak ada dampak persoalan di tengah warga dan semuanya tetap kondusif.

"Maka dari itu, di samping melakukan sosialisasi kepada warga dari Maklumat Kapolri, anggota juga senantiasa mewaspadai kondisi ketersediaan sembako di masyarakat," tutur Jumari.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved