TERBARU Fatwa MUI Pedoman Sholat Bagi Tenaga Kesehatan yang Pakai APD, Berikut 11 Ketentuan Hukumnya

Sejak merebaknya virus corona, banyak beredar foto-foto para medis yang tengah menjalankan sholat dalam kondisi masih mengenakan alat pelindung diri (

TERBARU Fatwa MUI Pedoman Sholat Bagi Tenaga Kesehatan yang Pakai APD, Berikut 11 Ketentuan Hukumnya
Instagram
MUI mengeluarkan pedoman sholat bagi tenaga kesehatan yang pakai APD 

SURYA.CO.ID -Sejak merebaknya virus corona, banyak beredar foto-foto para medis yang tengah menjalankan sholat dalam kondisi masih mengenakan alat pelindung diri (APD)

Foto ini pun banyak mengundang pertanyaan tentang sah tidaknya sholat dalam kondisi tersebut. 

Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) akhirnya mengeluarkan fatwa mengenai pedoman shalat bagi tenaga kesehatan yang memakai alat pelindung diri (APD) saat menangani pasien Covid-19.

Fatwa bernomor 17 tahun 2020 itu diterbitkan oleh MUI pada Kamis (26/3/2020), ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa Hasanuddin AF dan Sekretaris Komisi Fatwa Asrorun Ni'am Sholeh.

Terdapat 11 ketentuan hukum dalam fatwa tersebut. Pada pokoknya, fatwa menyebutkan bahwa tenaga kesehatan yang tengah mengenakan APD karena menangani pasien Covid-19 tetap diwajibkan menunaikan shalat.

Dalam kondisi tertentu tenaga kesehatan yang tidak dapat mengambil air wudu juga diperbolehkan bertayamum, atau sama sekali tidak bersuci jika memang keadaan tak memungkinkan.

Berikut 11 ketentuan hukum yang diterbitkan dalam fatwa MUI seperti dikutip dari kompas.com:

1. Tenaga kesehatan muslim yang bertugas merawat pasien Covid-19 dengan memakai APD tetap wajib melaksanakan shalat fardhu dengan berbagai kondisinya,

2. Dalam kondisi ketika jam kerjanya sudah selesai atau sebelum mulai kerja ia masih mendapati waktu shalat, maka wajib melaksanakan shalat fardhu sebagaimana mestinya,

3. Dalam kondisi ia bertugas mulai sebelum masuk waktu dzuhur atau maghrib dan berakhir masih berada di waktu shalat ashar atau isya, maka ia boleh melaksanakan shalat dengan jama’ ta’khir,

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved