Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Kawasan Nongkrong Populer di Tulungagung, Pinka, Ditutup

Polres Tulungagung menetapkan kawasan kuliner Pinggir Kali (Pinka) Tulungagung sebagai kawasan Physical Distancing (jarak fisik)

david yohanes/surya
Polisi berjaga di pintu masuk kawasan Pinka Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung menetapkan kawasan kuliner Pinggir Kali (Pinka) Tulungagung sebagai kawasan Physical Distancing (jarak fisik). Langkah ini diambil untuk mencegah kemungkinan penularan virus corona di tempat nongkrong favorit ini.

Pemberlakukan ini efektif pada Jumat (27/3/2020) malam, berlaku mulai pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB. Rentang waktu itu adalah saat kawasan ini paling ramai dikunjungi warga.

Kasawasan physical distancing ini mulai di Jalan Mayjen Sungkono Kelurahan Kutoanyar hingga Jembatan Lembupeteng di Kelurahan Tertek. Sepanjang area ini harus bebas dari aktivitas manusia maupun kendaraan.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi, Pinka selama ini jadi pilihan untuk nongkrong dan menghabiskan malam.

Dengan pemberlakukan physical distancing ini, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas dan penjagaan.

“Penerapan ini diberlakukan sampai batas waktu yang belum dipastikan,” ujar Aris.

Polisi memasang portal di pintu masuk kawasan Pinka, dan melarang warga melintas.

Selain itu ada petugas yang memberikan arahan kepada warga yang belum tahu pemberlakukan physical distancing.

Aris berharap aturan ini bisa dipahami masyarakat, demi keselamatan bersama di tengah wabah virus corona.

“Dengan physical distancing, maka penyebaran virus corona bisa bersama kiat cegah,” ucap Aris.

Kawasan Pinka adalah bantaran Kali Ngrowo yang disulap menjadi jogging track serta taman kota yang asri.

Kawasan ini membentang sepanjang lebih dari satu kilometer.

Pemkab Tulungagung juga melengkapi kawasan ini dengan fasilitas bangku taman menghadap aliran Kali Ngrowo.

Keberanaan Pinka kemudian membangkitkan ekonomi warga di sepanjang kawasan ini.

Mereka banyak membuat usaha kuliner dan kawasan pedagang kaki lima.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved