Berita Tuban

Harga Gula di Kabupaten Tuban Merangkak Naik, Sentuh Rp 18 Ribu Per Kilogram

Harga beberapa bumbu dapur di Kabupaten Tuban terus mengalami kenaikan di tengah wabah corona.

Harga Gula di Kabupaten Tuban Merangkak Naik, Sentuh Rp 18 Ribu Per Kilogram
surya.co.id/m sudarsono
Pedagang sembako di pasar Pramuka Tuban melayani pembeli, Jumat (27/3/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - Harga beberapa bumbu dapur di Kabupaten Tuban terus mengalami kenaikan di tengah wabah corona.

Seperti yang terpantau di pasar Pramuka Tuban, cabai, bawang, hingga gula terus melonjak harganya.

Pedagang bumbu, Nurmimah (40) mengatakan, untuk harga cabai rawit sekarang Rp 50 ribu, sebelumnya Rp 45 ribu.

Sedangkan cabai hijau harga Rp 15 ribu, keriting Rp 22 ribu, plompong Rp 30 ribu, tergolong stabil.

Kemudian untuk bawang merah Rp 35 ribu, sebelumnya Rp 25 ribu. Bawang putih Rp 40 ribu masih stabil.

"Cabai yang naik rawit, sekarang Rp 50 ribu. Bawang merah juga naik," ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Pedagang sembako lain, Sri menyatakan, harga gula mengalami kenaikan secara signifikan selama beberapa hari terakhir.

Harga bahan berasa manis itu kini mencapai Rp 18 ribu, sebelumnya berada pada kisaran harga Rp 12 ribu.

"Gula naik merangkak, dari harga Rp 12 ribu kini mencapai Rp 18 ribu," terangnya.

Ditambahkannya, untuk harga beras biasa Rp 10 ribu, sebelumnya Rp 10,5 ribu, sedangkan untuk beras premium Rp 12 ribu.

Untuk minyak goreng Rp 26 ribu, sebelumnya Rp 23 ribu.

"Harga beras turun, minyak goreng yang naik," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved