Breaking News:

Berita Mojokerto

Genjot Perekonomian, Disparpora Mojokerto Siapkan Promosi Paket Wisata Alam dan Wisata Budaya

Disparpora Mojokerto telah menyusun strategi untuk mendongkrak perekonomian disektor pariwisata yang sempat lumpuh akibat dampak merebaknya corona.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id/Mohammad Romadoni
Suasana di kawasan wisata Air Terjun Dlundung, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, tampak lengang akibat dampak merebaknya Covid-19. 

Seperti yang diberitakan, perekonomian disektor pariwisata di Mojokerto lumpuh total akibat merebaknya wabah Pandemi Virus Corona (Covid-19) sehingga menyebabkan 12 objek wisata yang dikelola oleh pemerintah kehilangan pendapatannya senilai Rp.20 juta sampai Rp.30 juta perhari.

Sejumlah tempat pariwisata sudah ditutup sementara pada Selasa (17/3/2020) untuk mendukung program pemerintah terkait Social Distancing yakni memutus mata rantai penyeberan Virus Corona yang sudah menyebar secara luas tersebut.

Rata-rata pendapatan yang diperoleh dari 12 wisata yang dikelola pemerintah dari retribusi tiket masuk mencapai Rp.20 juta hingga Rp.30 juta perhari.

Penutupan objek wisata selama ini juga berdampak terhadap kurang lebih 90 pekerja berstatus Pegawai Harian Lepas (PHL) seperti petugas kebersihan yang penghasilan utamanya dari pariwisata tersebut.

Dampak penutupan objek wisata ini juga berimbas terhadap pelaku usaha kecil menengah mulai dari pedagang makanan dan lainnya yang setiap hari mengais rezeki di dalam maupun di sekitar kawasan pariwisata.

Perekonomian di sektor pariwisata lumpuh dan secara otomatis akan mempengaruhi target pendapatan wisata untuk pendapatan asli daerah akibat dampak merebaknya Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved