Berita Sidoarjo

Rifai Kirim Somasi ke DPC Gerindra Sidoarjo, Minta Kantor Segera Dikosongkan

M Rifai, mantan Ketua DPC Gerindra Sidoarjo mengirim somasi ke pengurus baru agar segera mengosongkan kantor yang berada di Jalan Ponti tersebut.

Rifai Kirim Somasi ke DPC Gerindra Sidoarjo, Minta Kantor Segera Dikosongkan
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Mantan Ketua DPC Gerindra Sidoarjo M Rifai menunjukkan salinan somasi yang dilayangkan ke pengurus DPC Gerindra Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pergantian pengurus DPC Gerindra Sidoarjo memunculkan beberapa polemik baru. Satu yang sedang memanas adalah penggunaan kantor DPC Gerindra Sidoarjo.

M Rifai, mantan Ketua DPC Gerindra Sidoarjo mengirim somasi ke pengurus baru agar segera mengosongkan kantor yang berada di Jalan Ponti tersebut.

Alasannya, gedung yang selama ini dipakai sebagai kantor DPC Gerindra Sidoarjo itu merupakan aset pribadinya.

Menurutnya, aset itu dia beli dari keluarga Agus Sukiranto dengan harga Rp 2,25 miliar. Pihaknya telah membayar dengan harga Rp 1,8 miliar, sisanya akan dilunasi setelah sertifikat jadi.

"Surat sudah saya layangkan. Saya berharap segera ditindaklanjuti dengan melakukan pengosongan," kata Rifai, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya, ketika masih menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Sidoarjo, dia memang membolehkan gedung itu dipakai sebagai kantor. Tapi sekarang sudah tidak jadi ketua, dia bermaksud mengambil asetnya itu.

"Tentang pergantian pengurus, saya sudah legowo. Tidak masalah. Tapi tentang aset ini, saya harap segera dikosongkan," ujar Rifai.

Pertengahan Maret lalu, kepengurusan DPC Gerindra berganti. Posisi Rifai sebagai ketua DPC Gerindra Sidoarjo digantikan oleh Kayan, politisi Gerindra yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Sidoarjo.

Dikonfirmasi tentang somasi itu, Kayan menyatakan bahwa lahan dan gedung yang dipakai sebagai Kantor DPC Gerindra merupakan aset partai.

"Aset itu milik partai, bukan aset pribadi. Itu sesuai fakta dan bukti-bukti yang ada," kata Ketua DPC Gerindra Sidoarjo tersebut.

Bukti itu disebutnya ada di DPC, DPD, dan DPP Gerindra. Termasuk menurutnya ada di KPU dan notaris.

Namun Kayan mengaku tidak mau berpolemik secara personal. Persoalan itu antara Rifai dengan partai, bukan Rifai dengan Kayan. "Dan kami bertindak atas perintah partai," ujar Kayan.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved