Berita Pasuruan

Polres Pasuruan Tangkap 3 Pengedar Sabu dan Ekstasi, 2 Pelaku Ternyata Kakak-Adik

Penjual sabu dan ekstasi di wilayah Kabupaten Pasuruan diringkus Satresnarkoba Polres Pasuruan

Polres Pasuruan Tangkap 3 Pengedar Sabu dan Ekstasi, 2 Pelaku Ternyata Kakak-Adik
galih lintartika/surya
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat memamerkan tiga pengedar sabu yang baru saja diamankan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Penjual sabu dan ekstasi di wilayah Kabupaten Pasuruan diringkus Satresnarkoba Polres Pasuruan. Ada tiga tersangka diamankan polisi, Rabu (25/3/2020) siang.

Dari tiga tersangka itu, dua di antaranya adalah adik kakak. Mereka adalah Rahmat Cahyono (24) dan Sam Fajar Ismail (21) warga Dusun Kanyuran, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Dari adik kakak ini, Korps Bhayangkara berhasil mengamankan barang bukti sabu 0,74 gram. Sabu yang diamankan sudah dipecah menjadi sejumlah bagian dan menjadi beberapa paket hemat.

Sedangkan, satu tersangka lainnya adalah M Iqbal Afifi (23) warga Dusun Kedungpandan, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Dia diamankan di tempat kosnya di Pandaan.

Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti 40,63 gram sabu yang sudah dibagi menjadi sejumlah paket hemat.

Selain itu, polisi juga menyita 100 lebih butir pil ekstaksi dengan berbagai macam warna.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, pihaknya tidak bangga meski beberapa kali menangkap dan meringkus para pelaku penyalahgunaan narkoba dalam segala jenis.

Mulai dari pengedar, pengguna ataupun bandar.

"Ini adalah kesedihan yang tidak berujung, bukan sebuah kebanggaan bagi kami. Kami juga miris ternyata peredaran narkoba di Pasuruan sangat luar biasa dan sangat banyak sekali," kata Kapolres saat memimpin rilis, Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan, para tersangka ini ternyata tetap bergerilya dan tidak mengurangi atau mengendorkan aktivitasnya sama sekali.

Mereka tetap berjualan meski pemerintah sedang bahu membahu mengatasi penyebaran corona.

"Mereka ini bodoh karena tidak mau membaca. Semisal mereka tahu dampaknya, saya kira mereka akan berhenti mengkonsumsi dan mengedarkan barang haram ini," tambah Kapolres.

Rofiq, sapaan akrabnya, menjelaskan, pihaknya tetap akan terus memberantas siapapun yang menyalahgunakan narkoba.

"Kami akan sikat tuntas yang masih nekat mengkonsumsi bahkan mengedarkan di wilayah kami," tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved