Grahadi

Pemprov Jatim

Pekerja Migran Indonesia Mudik Lebaran Lebih Awal, Khofifah Minta Segera Lakukan Rapid Test Corona

Gubernur Khofifah menyebutkan, bahwa saat ini banyak pekerja migran Indonesia yang sudah mudik di tengah wabah virus Corona

Pekerja Migran Indonesia Mudik Lebaran Lebih Awal, Khofifah Minta Segera Lakukan Rapid Test Corona
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat berdiskusi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim di Grahadi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa saat ini banyak pekerja migran Indonesia yang sudah mudik Lebaran dan kembali ke daerah lebih awal di tengah wabah virus Corona (Covid-19).

Saat ini ada pekerja migran masih perjalanan mudik dan ada pula yang sudah tiba di daerah masing-masing.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang dibawa dari negara asing, Gubernur Khofifah menyebut bahwa pekerja migran ini juga akan mendapatkan prioritas untuk mendapatkan rapid test corona.

Agar mereka bisa segera diketahui apakah terpapar Covid-19 atau tidak. Serta sebagai langkah preventif agar tidak menambah penyebaran virus.

“Saya baru dapat kabar dari Pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah), bahwa tahun ini banyak yang mudik lebih awal. Teman Jakarta juga bilang dan menberikan data mereka sudah di kendaraan atau sudah di rumah,” kata Khofifah, Kamis (26/3/2020).

Menurut Khofifah, penting bagi pemerintah untuk melakukan pemetaan para pekerja migran yang baru saja tiba dari negara asing guna dilakukan pemantauan dan tes.

Sebab, kondisi penyebaran virus di daerah terjangkit juga harus terpantau agar tidak meluas di Jawa Timur.

“Kalau secara proporsionalistas rapid test tersedia maka kita ingin berikan rapid test ke pekerja migran. Mereka akan masuk ke kategori prioritas setelah tenaga kesehatan, keluarga pasien yang sudah terkonfirmasi positif dan juga PDP,” kata Khofifah.

Rencananya, malam ini sebanyak 10.000 alat rapid test akan disalurkan ke 64 rumah sakit rujukan di Jatim dengan bantuan Dinas Kesehatan. Alat rapid test ini adalah bantuan dari Tzu Chi Buddha yang diberikan pada Pemprov Jatim sebagai bantuan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Kemudian, selanjutnya juga akan disusul kedatangan alat rapid test yang dibeli Pemprov Jatim dari Pemerintah Pusat sebanyak 200.000 ribu.

Berdasarkan update data terakhir, total jumlah kasus positif Covid-19 di Jatim ada sebanyak 51 orang dengan 5 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Selain itu, untuk PDP di Jawa Timur ada sebanyak 190 orang dan untuk ODP ada sebanyak 2.542 orang.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved