Berita Kediri

Kisah Roikan, Sukarela Rawat Penderita Gangguan Jiwa di Kabupaten Kediri, Pernah Diusir Tetatangga

Masih baru membuka, ternyata banyak tetangganya yang protes keberatan sehingga rencananya batal.

Kisah Roikan, Sukarela Rawat Penderita Gangguan Jiwa di Kabupaten Kediri, Pernah Diusir Tetatangga
surya.co.id/didik mashudi
Roikan bersama penderita jiwa yang dirawat di Sanggar Perawatan Jiwa Merajut Asa Desa Susuhbango, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Kamis (26/3/2020). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Niat Roikan yang secara sukarela merawat penderita jiwa di Kabupaten Kediri tidak sepenuhnya mendapat sambutan baik.

Saat ia membuka sanggar perawatan bagi penderita jiwa pernah diusir tetangganya.

Pengalaman pahit itu dialami Roikan saat membuka sanggar perawatan jiwa di wilayah Kecamatan Mojo.

Masih baru membuka, ternyata banyak tetangganya yang protes keberatan sehingga rencananya batal.

Namun Roikan yang mengaku prihatin dengan penderita jiwa yang kurang terurus pasca pulang dari perawatan di rumah sakit jiwa tetap bertekat meneruskan usahanya.

Roikan kemudian hijrah ke Desa Susuhbango, Kecamatan Ringinrejo yang merupakan tempat asalnya.

Dia bersyukur warga tidak keberatan dengan rencananya membuka sanggar bagi penderita jiwa.

Malahan warga dan pemerintah desa memberikan bantuan.

"Waktu di Mojo dulu ada yang keberatan karena tidak setuju saya merawat para penderita jiwa. Padahal di Mojo ada ratusan penderitaan yang butuh perhatian," ungkap Roikan kepada SURYA.co.id, Kamis (26/3/2020).

Kini di sanggar yang dikelola Roikan merawat belasan penderita jiwa pasca pulang dari perawatan di rumah sakit jiwa.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved