Inilah Benua Paling Minim Kasus Corona, Ilmuwan Khawatir jika Wabah Menyebar jadi Malapetaka

Afrika menjadi satu-satunya benua dengan kasus corona paling sedikit, namun kekhawatiran besar justru diungkapkan paara Ilmuwan

Inilah Benua Paling Minim Kasus Corona, Ilmuwan Khawatir jika Wabah Menyebar jadi Malapetaka
SKY News
(Ilustrasi) Para pasien virus Corona di Italia berusaha bertahan dengan penutup helm agar bisa bernafas. 

SURYA.CO.ID - Nyaris seluruh dunia tengah dilanda kekhawatiran akan virus corona yang kini tengah mewabah.

Sejumlah negara di benua-benua besar, seperti Asia, Amerika, dan Eropa masih berjuang melawan penyebaran virus corona.

Namun, ada satu benua yang memiliki kasus corona paling minim, namun hal ini tetap menjadi kekhawatiran pagi ilmuwan.

Kekahawatiran masyrakat dunia akan penyebaran virus corona ini bukan tanpa alasan.

Pasalnya virus corona dapat menular dengan sangat cepat.

Terlebih lagi, hingga kini belum ditemukan obat untuk mengatasi penyakit ini menimbulkan dampak yang masif.

FOTO ILUSTRASI: Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma
FOTO ILUSTRASI: Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma (ANDREAS SOLARO / AFP)

Menurut informasi penyebaran virus corona dari John Hopkins CSSE, hingga Rabu (25/3/2020) pagi, sebanyak 168 negara mengonfirmasi terjangkit virus corona atau Covid-19.

Sementara itu, jumlah kasus virus corona di seluruh dunia telah mencapai 417.582 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 18.612 orang.

Dari rincian informasi yang dipaparkan peta penyebaran Covid-19 dari John Hopkins CSSE, benua dengan kasus corona paling sedikit adalah benua Afrika.

Benua hitam ini tercatat memiliki presentase terendah dari semua benua dalam kasus Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved