Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Ikuti Aturan Pemkab Pamekasan, Pengelola Tutup Sementara Wisata Pantai Talang Siring

Pokdarwis Pantai Talang Siring akan menuruti kebijakan dan keputusan yang dikeluarkan oleh Pemkab Pamekasan.

Ikuti Aturan Pemkab Pamekasan, Pengelola Tutup Sementara Wisata Pantai Talang Siring
Pokdarwis Pantai Talang Siring
Wisata Pantai Talang Siring Pamekasan, Madura. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Ditutupnya semua tempat pariwisata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pamekasan, Madura mendapat respon dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Talang Siring. Ketua Pokdarwis Pantai Talang Siring, Zubair Efendi, menyatakan akan menuruti kebijakan dan keputusan yang dikeluarkan oleh Pemkab Pamekasan.

Menurutnya, penutupan tempat pariwisata ini adalah keputusan yang sangat tepat diambil oleh Pemkab Pamekasan untuk turut andil mencegah penyebaran wabah virus corona.

"Saya sebagai Ketua Pengelola Wisata Talang Siring hari ini juga siap menutup," kata Zubair Efendi kepada TribunMadura.com, Kamis (26/3/2020).

Selain itu, Zubair Efendi mengungkapkan, penutupan sementara ini berpengaruh kepada pendapatan para pekerja dan tempat wisata.

Namun kata dia, demi kebaikan dan keselamatan bersama untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona pihaknya akan menuruti segala aturan dari Pemkab Pamekasan.

Untuk musim hujan seperti saat ini, Zubair mengaku memang sepi pengunjung.

Sekalipun sebelum adanya musibah mewabahnya virus corona.

Biasanya diakui Zubair, rata-rata jumlah pengunjung Pantai Talang Siring setiap hari Minggu normalnya sekitar 500 pengunjung.

Tarif masuk ke Wisata Talan Siring ini kata dia cukup membayar Rp 2 ribu rupiah.

"Harapan saya semoga wabah virus corona ini lekas selesai. Karena musim lebaran nanti adalah puncak ramainya pengunjung," ujarnya.

Lebih lanjut Zubair mengutarakan, sementara ini para pekerja Pokdarwis diberhentikan sementara, kecuali petugas kebersihan.

Dia juga berharap pengelola wisata yang lain hendaknya menuruti semua imbauan dari Disparbud Pamekasan untuk menutup sementara tempat wisatanya demi mengantisipasi berkumpulnya banyak orang.

"Untuk pekerja Pokdarwis sementara ya di stop dulu. Tapi kita semua sadar karena kami berjuang untuk memajukan tempat pariwisata di Pamekasan," urainya.

"Kalau dilihat dari segi pendapatan memang tidak layak. Tapi kami tetap bekerja ikhlas demi Pariwisata di Pamekasan lebih maju," harapnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved