Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Hari Ini, Kamis 26 Maret 2020, Disparbud Pamekasan Tutup Semua Tempat Wisata dan Hiburan

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan menutup semua tempat pariwisata dan hiburan

Hari Ini, Kamis 26 Maret 2020, Disparbud Pamekasan Tutup Semua Tempat Wisata dan Hiburan
Kuswanto Ferdian/TribunMadura.com
Kepala Disparbud Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, saat di ruang kerjanya, Kamis (26/3/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan menutup semua tempat pariwisata dan hiburan di wilayah setempat, Kamis (26/3/2020). Penutupan itu dilakukan sebagai tindak lanjut imbauan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) dari Bupati Pamekasan dengan surat edaran nomor: 430/80/432.320/2020.

Kepala Disparbud Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, mengatakan penutupan semua tempat pariwisata dan hiburan di Pamekasan ini sebagai antisipasi untuk mencegah berkumpulnya banyak orang. Dengan upaya itu, kata dia, wabah penyebaran virus corona bisa ditekan dan diharapkan tidak menyebar ke Pamekasan.

Hal lain, penutupan semua tempat pariwisata dan hiburan ini menindaklanjuti Maklumat Kepala Polisi Republik Indonesia tanggal 19 Maret 2020, nomor: Mak/II/3/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19).

Serta menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Timur tanggal 15 Maret 2020 nomor: 420/1780/101.1/2020 perihal peningkatan kewaspadaan terhadap virus corona.

"Penutupan ini juga menindaklanjuti surat edaran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang imbauan tindak lanjut pencegahan penularan virus corona," kata Achmad Sjaifuddin kepada TribunMadura.com (grup SURYA.CO.ID).

Dengan dikeluarkannya surat edaran ini, Sjaifuddin meminta kepada semua pengelola wisata dan hiburan baik yang dikelola pemkab dan swasta mulai hari ini untuk melakukan penutupan sementara.

Perihal dibukanya kembali, kata dia menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

"Surat edaran ini akan kami sebar ke semua pengelola hari ini," ujarnya.

Sjaifuddin mengungkapkan, upaya penutupan tempat pariwisata dan hiburan ini dilakukan pihaknya demi keselamatan banyak orang di gentingnya penyebaran wabah virus corona.

Maka dari itu pihaknya berharap kepada semua pengelola dan masyarakat Pamekasan untuk memaklumi keputusan ini demi keselamatan bersama.

"Penutupan ini sebagai antisipasi kami dikhawatirkan masyarakat dari luar akan tetap datang ke Pamekasan untuk berwisata," pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved