Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Harga Empon-empon di Tuban Merangkak Naik, Kencur Tembus Rp 75 Ribu Per Kilogram

Meski harga empon-empon naik, namun barang masih tetap ada atau tersedia walaupun mahal.

Harga Empon-empon di Tuban Merangkak Naik, Kencur Tembus Rp 75 Ribu Per Kilogram
surya.co.id/m sudarsono
Pedagang dan pembeli Empon-empon di pasar Pramuka, Tuban, Kamis (26/3/2020) 

SURYA.co.id | TUBAN - Harga empon-empon di Pasar Pramuka, Kecamatan/Kabupaten Tuban, terus merangkak naik.

Tingginya harga bahan yang bisa meningkatkan sistem imun tersebut menyusul mewabahnya virus corona atau covid 19.

Menurut pedagang, Nurminah (40), sejak mewabah virus corona memang membuat harga empon-empon kian melambung.

Rinciannya, jahe per per kilogram Rp 50 ribu, sebelumnya Rp 30 ribu, kunyit Rp 20 ribu per kilogram, sebelummya Rp 15 ribu.

Kemudian, lengkuas Rp 20 ribu per kilogram sebelumnya Rp 18 ribu, sedangkan kencur Rp 75 ribu sebelumnya Rp 60 ribu.

"Ya harga empon-empon memang naik semenjak mewabah corona," ujarnya di lokasi pasar Jalan Pramuka, Kamis (26/3/2020).

Dijelaskannya, meski harga empon-empon naik, namun barang masih tetap ada atau tersedia walaupun mahal.

Masyarakat juga banyak yang beli, tanpa harus mengeluh kenaikan harga per kilogramnya, mungkin karena manfaatnya dirasakan bagi kesehatan tubuhnya.

"Yang beli empon-empon masih banyak, tidak ada yang mengeluh. Pedagang hanya mengikuti harga," terang pedagang warga setempat itu.

Sementara itu, pembeli Yasmin (35) menyatakan, membeli empon-empon karena digunakan sebagai jamu untuk keluarga sebagai upaya pencegahan terhadap virus corona.

Dia meyakini, jika mengkonsumsi empon-empon maka bisa menambah daya tahan tubuh atau menguatkan sistem imun.

"Ini beli empon-empon untuk jamu lawan corona, dikonsumsi setiap hari bagus," ungkapnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved