Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

Antisipasi Corona, Polres Pamekasan Semprotkan 6.000 Liter Cairan Disinfektan di Lokasi Ini

Polres Pamekasan, Madura melakukan penyemprotan cairan disinfektan menggunakan mobil water canon

Antisipasi Corona, Polres Pamekasan Semprotkan 6.000 Liter Cairan Disinfektan di Lokasi Ini
tribun ajtim/kuswanto ferdian
Mobil water canon milik Polres Pamekasan saat menyemprotkan cairan disinfektan di Jalan Raya Pamekasan, Madura, Rabu (26/3/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Polres Pamekasan, Madura melakukan penyemprotan cairan disinfektan menggunakan mobil water canon, Rabu (25/3/2020) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Penyemprotan tersebut menyasar jalan raya di wilayah setempat, meliputi; Jalan Raya Area Polres Pamekasan, lalu menuju ke Jalan Trunojoyo, setelah itu menuju ke Bekas Stasiun PJKA dan balik arah ke SPBU Asri.

Selepas dari SPBU Asri, kembali lagi ke Taman Monumen Arek Lancor, lalu menuju Pendopo.

Setelah itu ke Jalan Amin Jakfar, Jalan Agus Salim, Jalan Stadion, Jalan Jokotole, dan ke Asem Manis.

Dari Jalan Asem Manis putar balik menuju Jalan Jokotole, lalu ke kanan memutar ke Jalan Balaikambang dan penyemprotan berakhir di Mapolres Pamekasan.

Saat penyemprotan dilakukan, diikuti sejumlah tim gabungan, yang terdiri dari BPBD, Satpol-PP, Kodim 0826 Pamekasan dan Satgas Covid-19 Pamekasan.

Wakapolres Pamekasan, Kompol Moh Asrori Khadafi mengatakan, cairan disinfektan yang pihaknya semprotkan ke jalan raya sebanyak 6000 liter.

Ada pun personil yang diturunkan dalam penyemprotan kali ini berjumlah 120 orang.

Meliputi 80 personil dari jajaran Polres, 20 personil Satpol PP dan 20 personil dari Kodim 0826 Pamekasan.

"Kami juga dibantu dari personil BPBD," ujarnya.

Selain itu pihaknya juga menyatakan, penyemprotan cairan disinfektan ini akan terus pihaknya lakukan hingga Pemerintah menyatakan aman dari virus corona.

Upaya penyemprotan ini dilakukan, kata dia demi keselamatan dan kesehatan warga Pamekasan.

"Imbauan kami kepada masyarakat Pamekasan sementara ini tidak menghadiri perkumpulan dan tidak menggelar kumpulan terlebih dahulu," pintanya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved