Antisipasi Virus Corona Jawa Timur

UPDATE Corona di Jatim Rabu 25 Maret 2020, ODP Tambah 239 Orang dan PDP Tambah 48 Orang

Dalam sehari, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jawa Timur bertambah sebanyak 239 orang.

UPDATE Corona di Jatim Rabu 25 Maret 2020, ODP Tambah 239 Orang dan PDP Tambah 48 Orang
sugiharto/surya
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) ke 64 perwakilan rumah sakit rujukan penderita Convid 19 di gedung negara grahadi, Senin (23/3/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam sehari, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jawa Timur bertambah sebanyak 239 orang. Per hari ini, Rabu (25/3/2020), jumlah ODP di Jawa Timur mencapai 2.542 orang. 

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jawa Timur dibandingkan hari kemarin bertambah 48 orang, sehingga jumlah PDP di Jawa Timur hingga hari ini mencapai 190 orang.

“Dari data yang kami update hingga sore ini pukul 16.00 WIB, di Jatim untuk ODP mencapai 2.542 orang. Sesangkan untuk PDP mencapai 190 orang. Sedangkan yang positif alhamdulillah hari ini tidak bertambah sehingga datanya masih sama dengan kemarin 51 orang,” kata Khofifah, dalam jumpa pers sore ini.

Sedangkan untuk yang meninggal sejauh ini di Jawa Timur ada dua orang.

Ada satu di Malang dan satu di Surabaya.

Dikatakan Khofifah bahwa sampai saat ini tim tracing sudah turun melakukan tracing mengetahui siapa saja yang mengalami kontak dengan pasien akan langsung didata. 

Selain itu yang sudah dinyatakan sembuh di Jatim ada 5 orang, yang terdiri dari 1 orang pasien dari Malang dan 4 orang dari RSUD dr Soetomo.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa penanganan covid-19 di Jatim dibantu oleh ribuan relawan.

Tepatnya yaitu sebanyak 1.826 relawan.

Para relawan kesehatan itu sudah bergabung dengan Pemprov Jawa Timur guna memberikan promotif dan preventif untuk mencegah penyebaran virus corona covid-19.

Relawan ini akan menjadi kekuatan baru untuk menjadi garda depan mengedukasi masyarakat dari tertular virus covid-19.

Sementara itu terkait kasus yang meninggal dunia, Ketua Gugus Kuratif yang juga Dirut RSUD Dr Soetmo, Joni Wahyuhadi, mengatakan bahwa yang meninggal di Surabaya berusia 50 tahun lebih.

“Yang meninggal di Surabaya kemarin adalah seorang wanita yang dirawat di rs swasta lalu dipindah ke RSAL, yang menjnggal usianya 50 tahun,” terang Joni.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved