Breaking News:

Berita Jember

Digelar di Tengah Ancaman Corona, Kegiatan Jaranan dan Pernikahan di Jember Dibubarkan Polisi

Pentasan jaranan itu pun bubar. Acara tasyakuran itu sendiri digelar oleh seorang TKI yang baru pulang dari luar negeri.

surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Polisi di Jember terpaksa membubarkan pentas jaranan yang digelar di Tempurejo. 

"Perangkat sudah meminta baik-baik supaya kegiatan itu dibatalkan, tetapi tidak digubris. Akhirnya tadi kami bubarkan paksa," ujar Tanto, Rabu (25/3/2020).

Pembubaran dilakukan sekitar pukul 14.15 Wib ketika kegiatan jaranan masih tetap berlangsung. Kerumunan warga terlihat di sekitar lokasi pentas jaranan.

Tanto yang memimpin pembubaran, sambil membawa alat pengeras suara, naik ke panggung acara.

Dia meminta kegiatan itu dihentikan. Dia juga meminta warga untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Sesuai dengan perintah Maklumat Kapolri dan UU, kegiatan ini kami hentikan, supaya tidak ada penularan Virus Corona.

Saudara-saudara silakan pulang. Saya ngeman kepada saudara semua.

Ngeman pada keluarga saudara semua," ujar Tanto melalui pengeras suara untuk meminta penonton pulang.

Pentasan jaranan itu pun bubar.

Acara tasyakuran itu sendiri digelar oleh seorang TKI yang baru pulang dari luar negeri.

TKI tersebut sudah didatangi oleh petugas Puskesmas setempat. Dia termasuk dalam orang yang dipantau oleh petugas Puskesmas.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved