Berita Pamekasan

Petani Pamekasan Kepergok Bawa Sabu, Seperti Ini Pengakuannya di Depan Polisi

Polsek Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura menangkap Hadiin (34) di Jalan Raya Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu karena membawa sabu.

Petani Pamekasan Kepergok Bawa Sabu, Seperti Ini Pengakuannya di Depan Polisi
Foto Istimewa Polsek Pademawu Pamekasan
Hadiin saat diamankan anggota Polsek Pademawu Pamekasan, Madura, Selasa (24/3/2020) malam. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Polsek Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura menangkap Hadiin (34) di Jalan Raya Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Selasa (24/3/2020) sekitar pukul 21.30 WIB.

Warga Desa Konang itu ditangkap lantaran kedapatan membawa sabu.

Kapolsek Pademawu, AKP Suryono mengatakan, sebelum anggotanya melakukan penangkapan, tersangka sempat mengendarai sepeda motor yang melaju dari arah utara Jalan Raya Desa Tanjung.

Namun, kata dia, tersangka mengendarai sepeda motornya agak mencurigakan.

"Setelah kami ikuti tersangka, lalu dia seketika melompat dari sepeda motornya," kata AKP Suryono, Rabu (25/3/2020).

"Langsung anggota saya menyergapnya. Karena kami mencurigai dia pasti membawa sesuatu," sambung dia.

Setelah anggotanya memeriksa dan menggeledah tersangka, ternyata ditemukan satu klip sabu berbungkus plastik kecil dengan berat 0.37 gram yang dibuang di pinggir jalan.

"Semalam kami langsung membawa tersangka ke Mapolsek Pademawu. Setelah itu kami interogasi lebih lanjut," ujarnya.

Selain itu, AKP Suryono mengungkapkan, sewaktu pihaknya melakukan interogasi, tersangka mengakui sabu tersebut memang miliknya.

Berdasar pengakuan tersangka, mulanya sabu itu dipegang dengan tangan kanannya.

Lantaran melihat ada polisi yang membuntuti, lalu sabu tersebut digeser ke tangan kirinya dan dibuang ke sebelah barat Jalan Raya Desa Tanjung.

"Status tersangka kesehariannya bekerja sebagai petani. Kami juga mengamankan sepeda motor milik tersangka," bebernya.

Saat ini, kata AKP Suryono, tersangka beserta barang bukti sabunya sudah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Pamekasan.

"Pelaku dikenakan pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman penjara minimal 4-5 tahun," pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved