Pasien Virus Corona Meningkat, Waspadai Gejala Infeksi COVID-19 Selain Demam Batuk & Sesak Nafas

Pasien Virus Corona Meningkat, Waspadai Gejala Infeksi COVID-19 Selain Demam Batuk & Sesak Nafas

Pasien Virus Corona Meningkat, Waspadai Gejala Infeksi COVID-19 Selain Demam Batuk & Sesak Nafas
KOLASE IG/SURYA.co.id
Ilustrasi Gejala Infeksi COVID-1 

SURYA.co.id - Jumlah pasien yang terjangkit virus corona semakin meningkat. 

Warga diimbau untuk lebih waspada dan mengenali gejala virus corona sejak dini, agar bisa mendapatkan penanganan yang cepat. 

Melansir dari Kompas.com dengan judul "Tak Peka Bau dan Rasa Bisa Jadi Gejala Infeksi Virus Corona", Organisasi Kesehatan Dunia WHO menjelaskan, gejala yang paling mudah dikenali adalah demam, batuk kering, dan sesak napas.

Selain itu, ada tiga gejala lain yakni merasa kelelahan, nyeri, sakit tenggorokan, diare, mual, dan pilek.

Biasanya gejala-gejala tersebut muncul dalam rentang waktu 2-14 hari sejak terinfeksi virus corona.

Ilustrasi Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (KOLASE laman lawancovid-19.surabaya.go.id)

Corona Berpotensi menjadi "super speader"

Sejumlah ahli di beberapa negara menyampaikan terdapat ciri minor infeksi COVID-19 yang dialami pasien tanpa gejala, yakni tidak peka terhadap bau dan lidah terasa hambar mendadak.

Gejala tidak peka terhadap peciuman ini sering disebut anosmia.

Dua gejala ini dilaporkan pasien Covid-19 di Inggris, AS, Iran, Prancis, Jerman, Korea Selatan, sampai Italia.

Sementara ahli telinga, hidung, tenggorokan (THT) Inggris, Claire Hopkins, mengaku sudah memeriksa pasien Covid-19 yang mengalami dua gejala itu.

Halaman
1234
Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved