DPRD Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono: Tepat Pemkot Buka Peta Penyebaran Corona

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menilai tepat langkah Wali Kota Tri Rismaharini membuka peta penyebaran virus Corona (Covid-19).

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono: Tepat Pemkot Buka Peta Penyebaran Corona
surya.co.id/ahmad zaimul haq
DISINFEKTAN - Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Taman Bungkul, Senin (16/3) lalu. Penyemprotan ini upaya antisipasi terhadap penyebaran virus corona yang kian digencarkan oleh Pemkot Surabaya. Petugas gabungan dari Pemkot dikerahkan melakukan penyemprotan di berbagai titik di Surabaya di antaranya, kantor pemerintahan, Balai Kota, sekolah, ruang publik, hingga tempat ibadah untuk membersihkan berbagai macam bakteri dan virus. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menilai tepat langkah Wali Kota Tri Rismaharini membuka peta penyebaran virus Corona (Covid-19) hingga level kelurahan kepada masyarakat luas.

Data penyebaran itu bisa diakses masyarakat lewat website https://lawancovid-19.surabaya.go.id yang dibuat resmi oleh Dinas Infokom Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Data penyebaran itu sekaligus memberi panduan dan kepastian. Kelurahan mana yang masih bebas, kelurahan mana yang ada warga ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan), serta kelurahan yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Adi.

Hingga data per Rabu (25) siang, Pemkot Surabaya mencatat 31 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Perlu dicatat, 2 orang warga luar Kota Surabaya. Warga di Surabaya yang berstatus ODP 182 orang, yang berstatus PDP 8 orang.

“Langkah Bu Risma sudah tepat membuka peta penyebaran Covid-19. Data itu real time, di-update sesuai perkembangan situasi. Masyarakat kini bisa mengakses dan menjadi lebih waspada terhadap lingkungan masing-masing,” kata Adi.

Ketua DPRD ini meminta warga menaati seluruh seruan pemerintah dan aparat keamanan. Untuk sementara waktu, masyarakat jangan melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang.

“Mohon bersabar dulu. Berkumpul berarti mempercepat penyebaran virus Corona. Pola hidup sehat, menjaga stamina tubuh, meningkatkan imunitas tubuh, merupakan tindakan preventif yang sangat diperlukan,” kata Adi Sutarwijono

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved