Berita Surabaya

Hindari Kerumunan Untuk Mencegah Penyebaran Corona, Kejari Surabaya Batasi Layanan Pengurusan Tilang

Kejari Surabaya membatasi pelayanan pengurusan tilang untuk mencegah agar tidak terjadi kerumunan yang berpotensi menjadi tempat menyebarnya corona

Hindari Kerumunan Untuk Mencegah Penyebaran Corona, Kejari Surabaya Batasi Layanan Pengurusan Tilang
Kejari Surabaya
Baliho yang terpampang di kantor Pengambilan Barang Bukti Tilang Kejari Surabaya, Kamis (19/3/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Sejumlah layanan publik pun kini mulai dibatasi. Sebab, di layanan publik bisa berpotensi memicu kerumunan.

Salah satu layanan publik yang bakal dibatasi yakni pengurusan tilang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Kasipidum Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar mengatakan kebijakan itu dikeluarkan untuk meminimalisir terjadinya kerumunan saat mengurus tilang.

"Pembatasan pengurusan tilang mulai efektif Kamis 26 Maret 2020. Ini merupakan salah satu upaya pengendalian penyebaran virus corona," katanya, Rabu (25/3).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kebijakan pembatasan itu bukan berarti menutup seluruh pelayanan bagi pelanggar lalu lintas. Ada kategori pelanggar yang masih bisa melakukan pengurusan tilang.

"Kami hanya melayani pelanggar yang berdomisili Surabaya. Selain itu, kami juga melayani pelanggar e-tilang atau ETLE," jelasnya.

Dia menambahkan, bagi pelanggar tilang manual dan berdomisili di luar Surabaya bisa menggunakan layanan delivery tilang. Mereka tak akan dilayani apabila datang langsung ke Kantor Kejari Surabaya.

"Layanan delivery bisa melalui WhatsApp dengan nomor 085380805858. Terkait pembayaran bisa dilakukan di 52 cabang kantor pos se-Surabaya," pungkasnya. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved